Baratnews.co
  • Budaya
  • Gaya Hidup
  • Home
  • BIsnis
  • Politik
  • Opini
  • Lifestyle
No Result
View All Result
Baratnews.co
Minggu, 7 Juni 2026
No Result
View All Result
Baratnews.co
Home Daerah

TKD Pascabencana, Presma UTU Kritik Keras Respons Pemerintah Aceh

Redaksi by Redaksi
20 April 2026
in Daerah
0

Presma UTU, Putra Rahmat.

Spread the love

MEULABOH | BARATNEWS.CO — Pernyataan Pemerintah Aceh yang berdalih pada regulasi dan skala prioritas dalam penyaluran tambahan Transfer ke Daerah (TKD) bukan hanya tidak memuaskan, tetapi menunjukkan kegagalan membaca realitas yang sedang dihadapi masyarakat Aceh Barat.

Presiden Mahasiswa Universitas Teuku Umar (UTU), Putra Rahmat dengan tegas menilai bahwa respons tersebut tidak lebih dari sekadar tameng administratif untuk menutupi ketidakpekaan dan kelambanan pemerintah dalam merespons kondisi darurat di lapangan.

“Jangan bersembunyi di balik aturan ketika masyarakat sedang berjuang memulihkan diri dari bencana. Regulasi seharusnya menjadi alat untuk mempercepat keadilan, bukan alasan untuk menunda atau bahkan mengabaikan,” kata Putra di Meulaboh, Senin (20/4/2026).

Related posts

Banjir Porak-porandakan Aceh Barat, Kerugian Rp1,29 Triliun Malah Tak Masuk TKD

22/04/2026

Aceh Barat Tak Dapat Tambahan TKD, Bupati Tarmizi Minta Penjelasan Terbuka

17/04/2026

Pernyataan Pemerintah Aceh yang menyebut penyaluran dilakukan secara objektif justru patut dipertanyakan. Jika indikator yang digunakan benar-benar berpihak pada kebutuhan, maka Aceh Barat tidak mungkin tersisih dari prioritas. Fakta lapangan berbicara sebaliknya bahwa terdapat kerusakan, penderitaan masyarakat, dan kebutuhan pemulihan masih nyata dan terdokumentasi luas.

Lebih lanjut, Presma UTU menilai bahwa penggunaan indikator seperti “kesiapan dokumen” dan “kesiapan pelaksanaan” dalam situasi pascabencana adalah bentuk kegagalan dalam memahami urgensi kemanusiaan.

“Apakah penderitaan masyarakat harus menunggu kelengkapan administrasi? Apakah kecepatan pemulihan harus dikalahkan oleh ketakutan terhadap SILPA? Ini bukan sekadar keliru, ini mencerminkan cara berpikir birokratis yang tidak punya sense of crisis,” ujarnya.

Presma UTU menegaskan bahwa pola seperti ini bukan hal baru. Ketimpangan perhatian terhadap wilayah Barat Selatan Aceh sudah berulang kali terjadi dan kini kembali dipertontonkan secara terang-terangan.

“Jangan lagi pura-pura netral. Masyarakat bisa menilai. Ini bukan soal persepsi, ini soal rekam jejak. Barat Selatan Aceh kembali ditempatkan sebagai wilayah pinggiran yang bisa ditunda, yang bisa dikorbankan,” ujarnya.

Alih-alih meredakan polemik, pernyataan Pemerintah Aceh justru memperkeruh keadaan dan membuka luka lama yang belum pernah benar-benar diselesaikan. Ketika pemerintah gagal menunjukkan empati, maka yang muncul adalah ketidakpercayaan publik yang semakin dalam.

Dalam sikapnya, Presma UTU mengajak seluruh masyarakat untuk tidak lagi diam menghadapi kondisi ini.

“Diam adalah bentuk persetujuan. Dan dalam konteks ini, diam berarti membiarkan ketidakadilan terus berlangsung. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat, mahasiswa, dan pemuda untuk bersuara, mengawal, dan menuntut kejelasan serta keadilan,” imbuhnya.

Presma UTU juga menegaskan bahwa kritik ini adalah peringatan keras bagi Pemerintah Aceh.

“Jika pemerintah terus berlindung di balik prosedur tanpa keberanian mengambil langkah afirmatif, maka yang dipertaruhkan bukan hanya kepercayaan publik, tetapi juga legitimasi moral dalam memimpin pemulihan pascabencana,” pungkasnya. (*)

ADVERTISEMENT
Tags: Presma UTU PutraTKDTKD Pascabencana
Previous Post

Cara Mudah Cek Bansos Lewat NIK, Desil 1–4 Jadi Prioritas

Next Post

Wagub Aceh Sambut Mendagri di Banda Aceh, Bahas Penataan Desa dan Kota

Related posts

APEL Green Aceh Desak Kapolda Usut Kebakaran 334 Hektare Lahan Gambut

by Redaksi
6 Juni 2026
0

Direktur APEL Green Aceh, Rahmat Syukur, menilai kebakaran yang terus berulang setiap tahun tidak dapat lagi dipandang sebagai peristiwa biasa....

Aceh dan Rusia Jajaki Kerja Sama Investasi

by Redaksi
6 Juni 2026
0

Pertemuan tersebut membahas berbagai peluang kerja sama strategis yang berpotensi dikembangkan di Aceh, mulai dari sektor energi, infrastruktur hingga pariwisata....

DPM FISIP UTU Soroti IUP Baru di Beutong Ateuh, Ingatkan Ancaman Lingkungan dan Putusan MA

by Redaksi
4 Juni 2026
0

Ketua DPM FISIP UTU, Anriansah Kalimuddin, mengatakan penerbitan izin baru di kawasan Beutong Ateuh menunjukkan masih lemahnya keberpihakan terhadap prinsip...

Wagub Aceh Bahas Keseragaman Hukum Waris Bersama MPU

by Redaksi
4 Juni 2026
0

Pertemuan tersebut turut melibatkan unsur Mahkamah Syar’iyah Aceh, Asisten Pemerintahan dan Keistimewaan Aceh Sekda Aceh, serta sejumlah kepala satuan kerja...

Soal Polemik Investasi Tambang Beutong Ateuh, Fuadi Minta Aspirasi Warga Didengar

by Redaksi
3 Juni 2026
0

“Pemerintah harus membuka ruang dialog yang seluas-luasnya. Jangan sampai kebijakan yang diambil hanya mempertimbangkan keuntungan ekonomi jangka pendek, sementara risiko...

Next Post

Wagub Aceh Sambut Mendagri di Banda Aceh, Bahas Penataan Desa dan Kota

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Latest posts

APEL Green Aceh Desak Kapolda Usut Kebakaran 334 Hektare Lahan Gambut

by Redaksi
6 Juni 2026
0

Direktur APEL Green Aceh, Rahmat Syukur, menilai kebakaran yang terus berulang setiap tahun tidak dapat lagi dipandang sebagai peristiwa biasa....

Aceh dan Rusia Jajaki Kerja Sama Investasi

by Redaksi
6 Juni 2026
0

Pertemuan tersebut membahas berbagai peluang kerja sama strategis yang berpotensi dikembangkan di Aceh, mulai dari sektor energi, infrastruktur hingga pariwisata....

Bupati Tarmizi Keluarkan SE Larangan Bakar Lahan, Karhutla Sudah Capai 24 Hektare per Mei-Juni

by Redaksi
5 Juni 2026
0

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Aceh Barat sejak akhir Mei 2026 telah menghanguskan sekitar...

Polresta Banda Aceh Ungkap 38 Kasus Narkoba, 57 Tersangka Ditangkap

by Redaksi
5 Juni 2026
0

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Andi Kirana, mengatakan pengungkapan tersebut merupakan bagian dari komitmen kepolisian dalam menekan peredaran narkoba di...

Tim Tindak Lanjut Kejar Penyelesaian Temuan Dana Desa Sebelum 30 Juni

by Redaksi
4 Juni 2026
0

Ketua Tim Penyelesaian Tindak Lanjut Hasil Pemeriksaan Dana Desa Aceh Barat, Safrizal, mengatakan progres penyelesaian terus menunjukkan perkembangan positif. Namun,...

ADVERTISEMENT
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© 2026 www.baratnews.co - All right reserved

Hubungi kami: redaksi@baratnews.co

No Result
View All Result
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami

Hubungi kami: redaksi@baratnews.co