JAKARTA | BARATNEWS.CO — Pemerintah Kabupaten Aceh Barat memperkuat langkah percepatan pembangunan berbasis data melalui audiensi strategis dengan Kementerian PPN/Bappenas di Jakarta, Selasa (21/4/2026).
Pertemuan yang berlangsung di Gedung Bappenas itu dipimpin langsung Bupati Aceh Barat, Tarmizi, dan diterima Direktur Data Pembangunan dan Pemerintah Digital Bappenas, Dini Maghfirra, bersama jajaran.
Dalam pertemuan tersebut, Pemkab Aceh Barat menekankan pentingnya sinkronisasi Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), khususnya untuk memastikan ketepatan sasaran program bantuan pemerintah.
Tarmizi menjelaskan, kebutuhan data yang akurat menjadi krusial, terutama terkait penerima bantuan rumah layak huni, data kemiskinan, serta sektor kesehatan. Menurutnya, validitas data akan menentukan efektivitas kebijakan dan dampaknya bagi masyarakat.
“Program jaminan sosial harus tepat sasaran dan memiliki daya ungkit ekonomi. Karena itu, pembaruan dan validasi data harus terus dilakukan secara berkelanjutan,” ujar Bupati Tarmizi.
Ia juga menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga keamanan dan kerahasiaan data. Pengelolaan DTSEN, kata dia, akan mengacu pada regulasi yang berlaku, termasuk Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Perlindungan Data Pribadi.
“Setiap potensi kebocoran atau penyalahgunaan data memiliki konsekuensi hukum serius. Seluruh perangkat daerah kami instruksikan untuk memperkuat sistem keamanan dan meningkatkan kapasitas SDM,” tegasnya.
Sementara itu, Dini Maghfirra menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mendukung implementasi Satu Data Indonesia.
Menurutnya, data yang dikelola pemerintah tidak hanya harus akurat, tetapi juga aman dan terlindungi dari potensi penyalahgunaan. Ia menyebut, tata kelola data yang baik harus mencakup seluruh tahapan, mulai dari pengumpulan hingga pemanfaatan.
“Keamanan data harus dijamin melalui sistem yang andal, pengaturan akses yang ketat, serta kepatuhan terhadap standar perlindungan data,” ujarnya.
Audiensi ini diharapkan memperkuat sinergi antara Pemkab Aceh Barat dan Bappenas dalam mewujudkan pengelolaan data yang terintegrasi, berkualitas, dan aman, guna mendorong pembangunan daerah yang lebih terarah dan berkelanjutan.
Turut hadir dalam pertemuan tersebut sejumlah pejabat teknis dari Aceh Barat, di antaranya Plt Kepala Dinas Kominsa, pejabat bidang persandian dan statistik, bidang riset dan inovasi daerah, serta tenaga statistisi. (*)












