BANDA ACEH | BARATNEWS.CO — Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, menegaskan bahwa penyesuaian program Jaminan Kesehatan Aceh (JKA) tidak mengurangi komitmen pemerintah dalam menjamin akses layanan kesehatan bagi masyarakat.
Menurutnya, JKA memiliki makna lebih dari sekadar program layanan kesehatan, melainkan bagian dari perjalanan sejarah dan wujud keadilan sosial bagi rakyat Aceh, khususnya pascaperdamaian.
“Semangat dasar JKA tetap kami pegang sebagai bentuk tanggung jawab terhadap kesejahteraan masyarakat,” ujar Mualem, Senin (20/4/2026).
Ia menjelaskan, langkah penyesuaian yang dilakukan pemerintah merupakan bentuk adaptasi kebijakan agar selaras dengan sistem jaminan kesehatan nasional. Hal ini dinilai penting untuk menghindari tumpang tindih pembiayaan sekaligus menjaga keberlanjutan fiskal daerah.
“Ini bukan pengurangan komitmen, melainkan penataan ulang agar perlindungan sosial menjadi lebih tepat sasaran dan berkelanjutan,” katanya.
Dalam kebijakan tersebut, kelompok masyarakat rentan tetap menjadi prioritas utama. Pemerintah Aceh memastikan tidak ada warga yang kehilangan akses terhadap layanan kesehatan dasar, baik melalui skema nasional maupun dukungan daerah.
Gubernur yang akrab disapa Mualem itu juga mengakui adanya dinamika terkait akurasi data penerima manfaat. Oleh karena itu, pemerintah akan melakukan evaluasi dan validasi ulang secara terbuka, partisipatif, dan akuntabel guna menghindari kesalahan klasifikasi.
Selain itu, ia menegaskan komitmen pemerintah terhadap transparansi anggaran, termasuk dalam setiap penyesuaian dan realokasi yang dilakukan.
“Seluruh proses akan kami sampaikan secara terbuka sebagai bentuk akuntabilitas kepada publik,” ujarnya.
Didampingi Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, Mualem juga membuka ruang dialog dengan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari akademisi, legislatif hingga tokoh masyarakat.
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga suasana kondusif serta mengedepankan solusi yang bijak dalam menyikapi dinamika kebijakan tersebut.
“Semoga setiap langkah yang kita ambil membawa kemaslahatan bagi seluruh rakyat Aceh,” pungkasnya. (*)













