Baratnews.co
  • Budaya
  • Gaya Hidup
  • Home
  • BIsnis
  • Politik
  • Opini
  • Lifestyle
No Result
View All Result
Baratnews.co
Selasa, 30 Juni 2026
No Result
View All Result
Baratnews.co
Home Internasional

Pangeran Mohammed bin Salman Sebut Tindakan Israel di Gaza Sebagai “Genosida” dalam KTT Dunia Arab

Redaksi by Redaksi
14 November 2024
in Internasional, Uncategorized
0

Kolase foto Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman. Di Hadapan Peserta KTT, Mohammed bin Salman Sebut Tindakan Israel di Gaza 'Genosida'. (MAYA ALLERUZZO, BANDAR AL-JALOUD / POOL / SAUDI ROYAL PALACE / AFP)

Spread the love

GAZA | BARATNEWS.CO – Pangeran Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman, mengkritik keras serangan militer Israel di Gaza, menyebutnya sebagai “genosida” terhadap warga Palestina. Pernyataan tajam ini disampaikan dalam sebuah KTT yang dihadiri oleh pemimpin-pemimpin Muslim dan Arab, yang membahas eskalasi kekerasan antara Israel dan Hamas, serta dampaknya terhadap kawasan Timur Tengah.

Dalam pidatonya, Pangeran Mohammed tidak hanya mengecam serangan Israel di Gaza, tetapi juga menyuarakan keprihatinannya terkait serangan Israel terhadap Lebanon dan Iran. Ia menegaskan bahwa Israel harus segera menghentikan agresinya, serta memperingatkan agar tidak menyerang wilayah Iran, yang dapat memicu ketegangan lebih lanjut di kawasan yang sudah rawan konflik.

Kecaman Terhadap Kegagalan Internasional

Related posts

Aktivitas Truk Ancam Kesehatan Mahasiswa, DEMA STAIN Meulaboh Desak Hentikan

01/05/2026
Kecelakaan Maut di Rigaih Aceh Jaya, Tiga Penumpang Hiace Meninggal Dunia

Kecelakaan Maut di Rigaih Aceh Jaya, Tiga Penumpang Hiace Meninggal Dunia

12/04/2026

Kecaman serupa juga dilontarkan oleh Menteri Luar Negeri Saudi, Pangeran Faisal bin Farhan Al-Saud, yang menyebut kegagalan komunitas internasional untuk menghentikan perang di Gaza sebagai masalah utama.

Ia menuduh Israel menyebabkan kelaparan di Gaza dan menuntut agar dunia internasional lebih proaktif dalam mengakhiri kekerasan yang terus berlanjut. Pangeran Faisal juga menekankan perlunya penarikan Israel dari Tepi Barat dan Gaza sebagai langkah untuk mencapai perdamaian yang lebih stabil.

Dampak Kemanusiaan dan Serangan terhadap Fasilitas PBB

Perang yang dimulai pada 7 Oktober 2023 ini telah menelan korban lebih dari 43.400 jiwa di Gaza, dengan sebagian besar korban adalah perempuan dan anak-anak, menurut laporan dari Kantor Hak Asasi Manusia PBB. Selain itu, serangan terhadap fasilitas PBB di Gaza telah memperburuk kondisi kemanusiaan, yang semakin mengundang kecaman dari berbagai negara dan organisasi internasional.

Israel juga tengah menghadapi kritik internasional terkait pengesahan undang-undang yang melarang Badan Pengungsi Palestina PBB (UNRWA) beroperasi di wilayah yang dikuasai Israel dan Yerusalem Timur. Langkah ini dianggap dapat menghambat bantuan kemanusiaan ke Gaza, dan negara-negara besar seperti Amerika Serikat dan Inggris menyatakan kekhawatiran serius terhadap dampaknya.

Kebijakan AS dan Kembalinya Trump

Sementara itu, para pemimpin Teluk, termasuk Saudi, menyuarakan pandangan mereka tentang kemungkinan kembalinya Donald Trump ke Gedung Putih. Meski kebijakan Trump terkait Timur Tengah sering kali kontroversial, banyak pemimpin Arab, termasuk di Saudi, memandang Trump sebagai sosok yang dapat membawa stabilitas melalui pengaruhnya yang kuat, khususnya dalam perundingan perdamaian.

Trump sebelumnya berhasil merundingkan Abraham Accords pada 2020, yang membuka jalan bagi hubungan diplomatik antara Israel dan beberapa negara Arab, seperti UEA, Bahrain, Maroko, dan Sudan. Namun, kebijakan-kebijakan kontroversial Trump, seperti pengakuan Yerusalem sebagai ibu kota Israel dan pengesahan aneksasi Dataran Tinggi Golan, telah memicu protes keras dari negara-negara Muslim.

Penarikan Israel dan Jalan Menuju Perdamaian

KTT tersebut menggarisbawahi pentingnya penarikan Israel dari wilayah yang diduduki dan mengakhiri agresi di Gaza sebagai langkah utama untuk meredakan ketegangan. Negara-negara Muslim dan Arab berharap, dengan adanya dorongan diplomatik dari para pemimpin besar, termasuk potensi peran Trump, perdamaian yang lebih berkelanjutan dapat tercapai di kawasan ini.

Situasi di Gaza dan Timur Tengah tetap penuh ketidakpastian, namun suara-suara dari dunia Arab semakin kuat menyerukan untuk mengakhiri kekerasan dan mencari solusi yang lebih permanen demi stabilitas kawasan.

ADVERTISEMENT
Tags: baratnewsbaratnews.coGenisidaKTT Dunia ArabPangeran Mohammed bin SalmanSebut Tindakan Israel di Gaza Sebagai "Genosida" dalam KTT Dunia Arab
Previous Post

Sistem Internasional Dinilai Gagal Hentikan Genosida Israel di Gaza: Kekejaman Terhadap Warga Palestina Terus Berlanjut

Next Post

Dokter Bedah Inggris Ungkap Pengalaman Mengerikan dalam Serangan Drone Israel di Gaza Membidik Anak-anak dan Warga Sipil

Related posts

Aceh Barat Pertahankan Opini WTP ke-12 Secara Berturut-turut

by Redaksi
4 Juni 2026
0

Pemerintah Kabupaten Aceh Barat kembali mempertahankan predikat Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran...

DPN PERMAHI Dukung Pengolahan Gas South Andaman di KEK Arun

by Redaksi
2 Juni 2026
0

Menurut Rifqi, langkah Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) yang meminta agar pengolahan gas dilakukan melalui fasilitas darat di Kawasan Ekonomi...

Gema Takbir di Paris, Diaspora Indonesia Rayakan Iduladha Bersama Presiden Prabowo

by Redaksi
28 Mei 2026
0

Bagi sebagian diaspora, kesempatan melaksanakan salat Id bersama Kepala Negara menjadi pengalaman yang tak terlupakan. Empat mahasiswa Hubungan Internasional Universitas...

PWI Pusat Imbau Sengketa Pers Diselesaikan Lewat Dewan Pers

by Redaksi
26 Mei 2026
0

Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat mengimbau seluruh pihak agar penyelesaian sengketa pemberitaan tetap mengedepankan mekanisme yang diatur dalam Undang-Undang Nomor...

HIMADISTRA FISIP UTU Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Lhokseumawe

by Redaksi
14 Mei 2026
0

Diketahui, musibah kebakaran tersebut menghanguskan 77 rumah warga dan menyebabkan puluhan keluarga kehilangan tempat tinggal serta harta benda.

Next Post

Dokter Bedah Inggris Ungkap Pengalaman Mengerikan dalam Serangan Drone Israel di Gaza Membidik Anak-anak dan Warga Sipil

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Latest posts

Berkantor Sehari di Desa, Bupati Aceh Barat Lantik Pejabat di Hadapan Warga

by Redaksi
29 Juni 2026
0

"Pejabat bisa dilantik di mana saja, termasuk di desa. Biar masyarakat menyaksikan langsung dan mengenal siapa pejabat yang akan bekerja...

Muhammad Nasir Jalani Pelatihan Kepemimpinan 113 Hari di Sumedang

by Redaksi
29 Juni 2026
0

Pelatihan dirancang dengan metode blended learning yang memadukan pembelajaran tatap muka dan daring. Kurikulum mencakup empat agenda utama, yakni Pengelolaan...

Bea Cukai dan Bareskrim Bongkar 325 Kg Sabu Jaringan Thailand di Aceh

by Redaksi
28 Juni 2026
0

Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri bersama Bea Cukai Kanwil Aceh dan Bea Cukai Lhokseumawe menggagalkan penyelundupan 325 kilogram...

Kapolda Aceh dan Warga Ikuti Pembukaan Pekan Olahraga Polri

by Redaksi
28 Juni 2026
0

Kapolda didampingi para Pejabat Utama (PJU) Polda Aceh. Kegiatan tersebut juga diikuti personel Polri bersama masyarakat yang memadati kawasan CFD...

Berlaku 1 Juli, Umrah dan Haji Khusus Wajib Lewat Terminal 2F Soetta

by Redaksi
28 Juni 2026
0

Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia menetapkan seluruh aktivitas keberangkatan dan pemulangan jemaah umrah serta haji khusus melalui Bandara Internasional...

ADVERTISEMENT
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© 2026 www.baratnews.co - All right reserved

Hubungi kami: redaksi@baratnews.co

No Result
View All Result
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami

Hubungi kami: redaksi@baratnews.co