Baratnews.co
  • Budaya
  • Gaya Hidup
  • Home
  • BIsnis
  • Politik
  • Opini
  • Lifestyle
No Result
View All Result
Baratnews.co
Kamis, 14 Mei 2026
No Result
View All Result
Baratnews.co
Home Uncategorized

Dukung Ekonomi Petani, Pabrik Karet Terbesar di Aceh Siap Beroperasi Awal 2025

Redaksi by Redaksi
14 Oktober 2024
in Uncategorized
0
PT PBS, sebuah perusahaan perkebunan dan pengolahan karet, telah berdiri dan siap beroperasi pada Februari 2025 mendatang di Kecamatan Woyla, Kabupaten Aceh Barat.

PT PBS, sebuah perusahaan perkebunan dan pengolahan karet, telah berdiri dan siap beroperasi pada Februari 2025 mendatang di Kecamatan Woyla, Kabupaten Aceh Barat.

Spread the love

MEULABOH | BARATNEWS.CO – PT Potensi Bumi Sakti (PBS), sebuah perusahaan perkebunan dan pengolahan karet, siap beroperasi beroperasi pada Februari 2025 mendatang di Kecamatan Woyla, Kabupaten Aceh Barat.

Pabrik ini, yang dibangun di atas lahan seluas 25 hektar, direncanakan mampu memproduksi hingga 2.500 ton rubber crumb atau karet remah per bulan.

Factory Manager PT PBS, Rudi Hartono Kurniawan, mengatakan, Minggu (13/10/2024) menjelaskan, bahwa kehadiran pabrik ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya petani karet di Aceh.

Related posts

HIMADISTRA FISIP UTU Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Lhokseumawe

14/05/2026

Demo JKA Jilid III Memanas, ARA Tuding Aparat Kepolisian Lakukan Brutalitas

14/05/2026

“Dengan harga karet yang saat ini cukup bagus, kami berharap pabrik ini dapat membawa manfaat ekonomi yang signifikan bagi petani karet,” ungkapnya.

Pabrik ini akan mempekerjakan 160 orang pada tahap awal, dengan rencana selanjutnya meningkatkan jumlah karyawan hingga 480 orang seiring penambahan shift kerja nantinya hingga ada 3 shift.

Karena setiap shift untuk 160 orang, dan untuk sementara baru 1 shift.

Rudi juga menyebutkan, bahwa bahan baku pada awalnya akan diambil dari Kabupaten Aceh Barat, Nagan Raya, dan Aceh Jaya, sebelum memperluas pengambilan bahan baku dari seluruh Aceh setelah mesin tambahan dipasang.

Sementara itu, Manager GA dan HR, PT PBS, Ir Bambang Sebastiar, menambahkan bahwa pembangunan fasilitas pabrik sudah selesai, dan saat ini proses instalasi mesin pengolahan telah rampung.

“Kami hanya tinggal menyelesaikan kolam IPAL dan perumahan karyawan,” kata Bambang.

Rencananya, launching pabrik akan dilakukan pada bulan Februari 2025 mendatang, dengan kapasitas pengolahan 5 ton kering per jam, pabrik ini diharapkan dapat memproduksi sesuai target. 

Bahan baku selain akan diperoleh dari tiga kabupaten utama dan Aceh pada umumnya, aka nada tambahan dari Nias dan Palembang.

Dengan adanya pabrik ini, diharapkan kesejahteraan petani karet di Aceh akan meningkat, sejalan dengan kondisi harga karet yang saat ini sedang baik.

ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
Previous Post

Banjir di Aceh Tamiang Meluas, 1 Meninggal 1.521 Jiwa Mengungsi

Next Post

Operasi Zebra Seulawah 2024 Resmi Digelar di Aceh Barat Selama 14 Hari

Related posts

HIMADISTRA FISIP UTU Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Lhokseumawe

by Redaksi
14 Mei 2026
0

Diketahui, musibah kebakaran tersebut menghanguskan 77 rumah warga dan menyebabkan puluhan keluarga kehilangan tempat tinggal serta harta benda.

Syafrial Ardy Terpilih Pimpin KB PII Aceh Barat, Hasilkan Rekomendasi Strategis

by Redaksi
26 April 2026
0

“KB PII harus menjadi wadah yang tidak hanya memperkuat ukhuwah, tetapi juga mampu melahirkan gagasan dan aksi nyata bagi kemajuan...

Kemenag Perkuat Data MBG, 15,6 Juta Santri dan Siswa Jadi Prioritas

by Redaksi
23 April 2026
0

JAKARTA | BARATNEWS.CO — Kementerian Agama menegaskan komitmennya mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan memperkuat integrasi data guna memastikan...

Aceh Siap Jadi Tuan Rumah Hari Posyandu Nasional 2026, Marlina: Harus Jadi Contoh

by Redaksi
14 April 2026
0

“Meski baru dilanda bencana, kita harus menunjukkan bahwa Aceh tetap mampu bangkit dan menyukseskan event nasional ini,” kata perempuan yang...

Mualem Lantik Tiga Kepala SKPA, Tekankan Kinerja dan Serapan Anggaran

by Redaksi
11 April 2026
0

“Dengan waktu kerja yang terbatas, kinerja harus dipacu. Setiap program harus berjalan efektif dan memberikan hasil nyata,” ujar Mualem.

Next Post

Operasi Zebra Seulawah 2024 Resmi Digelar di Aceh Barat Selama 14 Hari

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ADVERTISEMENT

Latest posts

HIMADISTRA FISIP UTU Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Lhokseumawe

by Redaksi
14 Mei 2026
0

Diketahui, musibah kebakaran tersebut menghanguskan 77 rumah warga dan menyebabkan puluhan keluarga kehilangan tempat tinggal serta harta benda.

Demo JKA Jilid III Memanas, ARA Tuding Aparat Kepolisian Lakukan Brutalitas

by Redaksi
14 Mei 2026
0

Massa aksi menuding aparat kepolisian melakukan tindakan represif dan brutal terhadap peserta demonstrasi saat upaya pembubaran massa berlangsung.

Polda Diminta Evaluasi Polres Aceh Singkil Soal Kasus Pembunuhan Nenek Sedah

by Redaksi
14 Mei 2026
0

Kasus pembunuhan yang terjadi pada 15 Maret 2025 itu kembali menjadi perhatian publik setelah belum adanya penetapan tersangka maupun penjelasan...

Kunker ke Polresta Banda Aceh, Kapolda Ingatkan Integritas Anggota Polri

by Redaksi
12 Mei 2026
0

Dalam kegiatan yang berlangsung di Meuligoe Rastra Sewakottama itu, Kapolresta Banda Aceh memaparkan kondisi kamtibmas, capaian kinerja, penegakan hukum, hingga...

Sekda Aceh Lantik Pejabat Administrator dan Pengawas

by Redaksi
12 Mei 2026
0

Gubernur menekankan bahwa pelantikan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kapasitas birokrasi agar semakin profesional, responsif, dan mampu menjawab kebutuhan...

ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© 2026 www.baratnews.co - All right reserved

Hubungi kami: redaksi@baratnews.co

No Result
View All Result
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami

Hubungi kami: redaksi@baratnews.co