MEULABOH | BARATNEWS.CO – Suasana perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-437 Kota Meulaboh mulai terasa, meski acara utama baru akan dimulai pada 11 Oktober 2025. Kawasan depan Lapangan Teuku Umar, Kecamatan Johan Pahlawan, yang menjadi lokasi utama Pekan Kebudayaan Aceh Barat (PKAB), tampak ramai dikunjungi warga sejak beberapa hari terakhir.
Pantauan Baratnews.co memperlihatkan para pekerja sibuk mendirikan stan, sementara sejumlah pelaku UMKM mulai membuka lapak dagangan. Aroma kopi, kuliner khas Aceh, dan obrolan hangat pengunjung menambah semarak suasana menjelang pesta rakyat tahunan tersebut.
“Belum dibuka resmi saja sudah ramai. Ini seperti sudah mulai pesta dari sekarang. Alhamdulillah, dengan adanya kegiatan seperti ini, kami pelaku UMKM semakin tumbuh dalam perekonomian,” ujar Nila Rikayanti, pedagang cemilan kentang kriwil dan gorengan Besti MBO, Jumat (10/10/2025).
Perayaan PKAB 2025 menjadi bagian utama dalam memperingati HUT ke-437 Meulaboh. Selama empat hari pelaksanaan, 11–15 Oktober, berbagai pertunjukan budaya dan hiburan rakyat akan digelar. Mulai dari tarian tradisional Aceh, konser musik, hingga pameran stan instansi pemerintah yang menampilkan sejarah, inovasi, dan prestasi masing-masing lembaga.
Acara pembukaan HUT Meulaboh sekaligus PKAB akan dilakukan oleh Bupati Aceh Barat Tarmizi, bersama Wakil Bupati Said Fadheil, Sabtu malam (11/10/2025). Gubernur Aceh Muzakir Manaf serta sejumlah menteri dijadwalkan hadir dalam momen bersejarah tersebut.
Deretan artis dan seniman lokal turut memeriahkan panggung utama PKAB 2025, di antaranya Rafli Kande, Apache Band, Maimunzir, Cut Zuhra, Lea Amelia, Orang Hutan Squad, serta penampilan komedi dari Kuya Ali, Bang Joni Kapluk, Apa Lahu, dan sejumlah penyair ternama Aceh.
Malam-malam Meulaboh pun diperkirakan akan berubah menjadi lautan cahaya dan tawa—tempat warga berkumpul menikmati musik, kuliner, dan kebersamaan.
PKAB diyakini tak sekadar hiburan, melainkan juga ajang refleksi sejarah panjang Meulaboh, kota yang dikenal sebagai Tanah Pahlawan Teuku Umar.
“Selain menumbuhkan perekonomian masyarakat, PKAB menjadi ruang refleksi bagi kita untuk terus mencintai daerah dan melestarikan warisan leluhur,” kata Nila.
Perayaan HUT ke-437 Meulaboh melalui PKAB akan berlangsung selama empat hari, namun nuansa kemeriahannya dipastikan terasa lebih lama.
Bagi masyarakat, pesta rakyat ini bukan sekadar agenda tahunan, melainkan wujud kebanggaan terhadap identitas, budaya, dan semangat membangun Aceh Barat yang terus maju bersama kepemimpinan Tarmizi–Said. (*)













