BANDA ACEH | BARATNEWS.CO — Suasana religius dan penuh kehangatan akan menyelimuti Masjid Raya Baiturrahman pada Sabtu malam ini (4/4/2026). Ribuan jamaah diperkirakan memadati masjid kebanggaan masyarakat Aceh tersebut untuk menghadiri tabligh akbar yang menghadirkan dai muda, Habibi An-Nawawi, juara ajang AKSI Indosiar tingkat nasional.
Kehadiran Tgk Habibi bukan sekadar agenda dakwah biasa. Ia hadir membawa semangat baru setelah menorehkan prestasi di tingkat nasional, sekaligus menjadi simbol kebangkitan dai muda Aceh di panggung dakwah Indonesia.
Sejak kembali ke Aceh, Habibi aktif menyapa masyarakat melalui rangkaian safari dakwah di berbagai daerah, khususnya di wilayah barat selatan Aceh. Kehadirannya disambut antusias oleh masyarakat yang ingin mendengar langsung ceramah dengan gaya penyampaian yang khas.
Tabligh akbar di Banda Aceh ini menjadi salah satu puncak dari rangkaian safari tersebut. Sebelumnya, ia telah mengunjungi sejumlah kabupaten pada 1 hingga 3 April, menyampaikan pesan-pesan keagamaan dengan pendekatan yang komunikatif, menyentuh, dan mudah dipahami oleh berbagai kalangan.
Penasehat Safari Dakwah Tgk Habibi, Zulkifli Andi Govi, mengatakan bahwa kehadiran dai muda ini merupakan bagian dari komitmen untuk terus menyiarkan nilai-nilai Islam di tengah masyarakat.
“Ini bukan sekadar ceramah, tetapi upaya membangun semangat dakwah, khususnya di kalangan generasi muda. Tgk Habibi hadir membawa energi baru dalam menyampaikan pesan-pesan keislaman,” ujar pria yang akrab disapa Dek Zoel itu.
Ia menyebutkan, tabligh akbar dijadwalkan dimulai sekitar pukul 20.15 WIB atau setelah salat Isya malam ini. Panitia memperkirakan jumlah jamaah yang hadir akan cukup besar, seiring meningkatnya popularitas Tgk Habibi sejak tampil di layar televisi nasional.
“Semoga kehadiran Tgk Habibi dapat menjadi motivasi dan inspirasi bagi kita semua, khususnya anak-anak muda, untuk terus memperkuat iman serta semangat dalam berdakwah,” imbuhnya.
Dengan semangat tersebut, tabligh akbar ini diharapkan menjadi momentum penting bagi masyarakat Banda Aceh dalam memperkuat nilai-nilai spiritual, serta meningkatkan keimanan dan ketakwaan di tengah dinamika kehidupan modern. (*)













