Baratnews.co
  • Budaya
  • Gaya Hidup
  • Home
  • BIsnis
  • Politik
  • Opini
  • Lifestyle
No Result
View All Result
Baratnews.co
Selasa, 30 Juni 2026
No Result
View All Result
Baratnews.co
Home Internasional

Tak Manusiawi, Israel Diduga Izinkan Geng Bersenjata Menjarah Truk Bantuan, Otoritas Palestina: IDF Minta Jatah

Redaksi by Redaksi
13 November 2024
in Internasional
0

Israel-menaiki-truk-bantuan-ke-Gaza-dan-melemparkan-paket-makanan-ke-pinggir-jalan

Spread the love

GAZA | BARATNEWS.CO – Otoritas Palestina (PA) pada hari Selasa (12/11/2024) melontarkan tuduhan serius terhadap Tentara Pertahanan Israel (IDF), yang diduga mengizinkan kelompok-kelompok bersenjata di Gaza untuk menjarah truk-truk bantuan kemanusiaan yang datang ke wilayah tersebut.

Tuduhan ini muncul di tengah krisis kemanusiaan yang semakin memburuk di Gaza akibat blokade yang diperketat selama beberapa bulan terakhir.

Menurut pernyataan resmi dari PA, IDF dikabarkan tidak hanya membiarkan aksi penjarahan oleh geng bersenjata, tetapi juga menuntut “jatah” atau biaya dari hasil penjarahan tersebut. Ismail Thawabteh, kepala kantor media pemerintah Gaza, mengatakan bahwa pasukan Israel memberikan izin atau perlindungan kepada kelompok bersenjata untuk mencuri truk bantuan dan barang-barang yang dibawanya, sementara pada saat yang sama mengenakan biaya atas “izin” tersebut.

Related posts

Kecelakaan Maut di Rigaih Aceh Jaya, Tiga Penumpang Hiace Meninggal Dunia

Kecelakaan Maut di Rigaih Aceh Jaya, Tiga Penumpang Hiace Meninggal Dunia

12/04/2026

Curi Barang Toko, Warga Kulu Diamankan Polisi

31/03/2026

“IDF menghalangi petugas polisi Palestina dan perusahaan keamanan swasta yang mencoba mengamankan truk bantuan, bahkan mengancam akan menargetkan mereka,” ujar Thawabteh, sebagaimana dilaporkan Anadolu dan RNTV.

Dalam keterangannya, PA menuduh Israel sengaja menciptakan kondisi yang membuat warga Palestina di Gaza menderita kelaparan, serta menggambarkan strategi ini sebagai bagian dari kebijakan yang lebih luas untuk mencegah pengiriman bantuan kemanusiaan ke wilayah tersebut. Beberapa polisi Palestina dan petugas keamanan swasta yang mencoba melindungi truk bantuan telah menjadi korban serangan militer Israel dalam beberapa insiden sebelumnya.

Kondisi Kemanusiaan di Gaza Semakin Memburuk

Krisis kemanusiaan di Gaza semakin memperburuk keadaan. Serangan militer Israel yang terus berlanjut sejak 7 Oktober 2023 telah menyebabkan lebih dari 43.600 warga Palestina tewas, sementara lebih dari 98.000 lainnya terluka. PBB telah memperingatkan tingkat kelaparan yang sangat parah di wilayah tersebut, dengan peringatan khusus dari Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres, yang menyebut kelaparan di Gaza sebagai situasi yang “tidak dapat ditoleransi.”

Bulan lalu, Guterres menegaskan bahwa pengungsian yang tinggi dan pembatasan aliran bantuan menyebabkan krisis pangan yang mengancam ribuan jiwa. Saat ini, banyak truk bantuan kemanusiaan yang terjebak di luar Gaza utara, yang sudah lebih dari sebulan tidak menerima pasokan makanan, air, atau obat-obatan dari luar.

**Usulan Penutupan Gaza Utara dan Penggunaan Kelaparan Sebagai Senjata**

Sementara itu, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dilaporkan tengah memeriksa proposal untuk menutup jalur bantuan kemanusiaan ke Gaza utara, sebuah langkah yang akan membuat ratusan ribu warga yang terjebak di sana terancam kelaparan. Proposal tersebut, yang dikemukakan oleh sekelompok pensiunan jenderal Israel, berencana untuk mengklasifikasikan semua warga Gaza utara sebagai “kombatan,” yang artinya pasukan Israel diperbolehkan menembak mereka. Selain itu, warga Gaza utara akan dilarang mengakses makanan, air, obat-obatan, dan bahan bakar, bahkan setelah pasukan Israel mengancam untuk menembak siapa pun yang mencoba keluar dari wilayah tersebut.

Sejak serangan militer Israel diperluas ke Gaza utara pada Oktober lalu, lebih dari 400.000 warga Palestina terjebak dalam kondisi yang semakin terisolasi. Tidak ada truk bantuan yang diperbolehkan masuk ke Gaza utara sejak 30 September, yang menyebabkan kelaparan semakin meluas di wilayah tersebut.

**Kelompok HAM Peringatkan Potensi Pelanggaran Hukum Internasional**

Kelompok-kelompok hak asasi manusia mengingatkan bahwa strategi yang diterapkan Israel dapat melanggar hukum internasional, yang melarang penggunaan makanan sebagai senjata atau pemindahan paksa warga sipil. Tindakan ini juga merupakan bagian dari kasus genosida yang sedang diajukan terhadap Israel di Mahkamah Internasional, terkait dengan serangan brutal di Gaza yang sudah berlangsung lebih dari setahun.

Philippe Lazzarini, kepala badan PBB untuk pengungsi Palestina (UNRWA), menyatakan bahwa hanya sekitar 100 orang yang berhasil melarikan diri dari Gaza utara dalam beberapa hari terakhir. Namun, mayoritas warga memilih untuk tetap tinggal di tempat yang mereka kenal, meskipun mereka tahu bahwa tidak ada tempat aman di wilayah tersebut.

“Semua orang takut dengan rencana tersebut. Kami tahu bahwa jika kami pergi, kami tidak akan pernah diizinkan kembali. Lebih baik mati di sini,” kata Jomana Elkhalili, seorang pekerja bantuan Palestina yang tinggal di Kota Gaza.

Sementara itu, dalam pertemuan tertutup di parlemen Israel, Netanyahu dikabarkan mengatakan bahwa rencana tersebut mungkin akan diterapkan ke wilayah Gaza lainnya jika terbukti efektif. Sejumlah analis menyebutkan bahwa strategi ini bisa menjadi contoh bagi Israel untuk melanjutkan kebijakan serupa di wilayah selatan Gaza, di mana ratusan ribu warga Palestina saat ini tinggal di kamp-kamp pengungsi.

Situasi yang Semakin Berat

Dengan situasi yang semakin memprihatinkan, para pemimpin dunia dan organisasi internasional mendesak agar bantuan kemanusiaan segera diperbolehkan masuk ke Gaza tanpa hambatan, dan agar Israel mengakhiri kebijakan blokade yang telah membuat warga Palestina di Gaza semakin menderita. Namun, dengan adanya laporan bahwa sebagian dari rencana Israel sudah mulai dilaksanakan, nasib jutaan warga Palestina di Gaza semakin terancam.

ADVERTISEMENT
Tags: ancaman kelaparan di Gazabaratnews.coIDF Minta JatahIsrael Izinkan Geng Bersenjata Menjarah Truk BantuanOtoritas PalestinaTak manusiawi
Previous Post

Serangan Israel di Lebanon Tewaskan 33 Orang, Hizbullah Balas dengan Rudal ke Tel Aviv

Next Post

Cyber-Violence, an Emerging New Reality for Many Indonesian Women

Related posts

Prabowo Sambut Lula, Bahas Kolaborasi Selatan Dunia

by Redaksi
23 Oktober 2025
0

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menggelar pertemuan tête-à-tête dengan Presiden Republik Federasi Brasil, Luiz Inácio Lula da Silva. Pertemuan berlangsung...

Presiden Prabowo Disambut Raja dan Ratu Belanda di Istana Huis ten Bosch

by Redaksi
27 September 2025
0

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, diterima secara resmi oleh Raja Belanda Willem-Alexander dan Ratu Máxima di Istana Huis ten Bosch,...

Trump Puji Pidato Prabowo di PBB, Tegas dan Menggugah Dunia

by Redaksi
25 September 2025
0

“Anda juga, sahabatku. Pidato yang hebat. Anda melakukan pekerjaan yang luar biasa dengan mengetukkan tangan di meja itu. Terima kasih...

Keji! Israel Terus Menyerang Kamp Pengungsian Gaza Lewat Jalur Udara

Keji! Israel Terus Menyerang Kamp Pengungsian Gaza Lewat Jalur Udara

by Redaksi
21 April 2025
0

BARATNEWS.CO - Serangan udara Israel menghantam kamp pengungsian di Khan Younis, Gaza, pada Sabtu (19/4/2025). Seperti informasi yang beredar, Konflik...

Perkuat Kerja Sama Bilateral, Presiden Prabowo dan Emir Qatar Sheikh Tamim Tandatangani MoU

by Redaksi
13 April 2025
0

JAKARTA | BARATNEWS.CO - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Emir Qatar Sheikh Tamim Bin Hamad Al-Thani, menyaksikan langsung penandatanganan...

Next Post

Cyber-Violence, an Emerging New Reality for Many Indonesian Women

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Latest posts

Berkantor Sehari di Desa, Bupati Aceh Barat Lantik Pejabat di Hadapan Warga

by Redaksi
29 Juni 2026
0

"Pejabat bisa dilantik di mana saja, termasuk di desa. Biar masyarakat menyaksikan langsung dan mengenal siapa pejabat yang akan bekerja...

Muhammad Nasir Jalani Pelatihan Kepemimpinan 113 Hari di Sumedang

by Redaksi
29 Juni 2026
0

Pelatihan dirancang dengan metode blended learning yang memadukan pembelajaran tatap muka dan daring. Kurikulum mencakup empat agenda utama, yakni Pengelolaan...

Bea Cukai dan Bareskrim Bongkar 325 Kg Sabu Jaringan Thailand di Aceh

by Redaksi
28 Juni 2026
0

Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri bersama Bea Cukai Kanwil Aceh dan Bea Cukai Lhokseumawe menggagalkan penyelundupan 325 kilogram...

Kapolda Aceh dan Warga Ikuti Pembukaan Pekan Olahraga Polri

by Redaksi
28 Juni 2026
0

Kapolda didampingi para Pejabat Utama (PJU) Polda Aceh. Kegiatan tersebut juga diikuti personel Polri bersama masyarakat yang memadati kawasan CFD...

Berlaku 1 Juli, Umrah dan Haji Khusus Wajib Lewat Terminal 2F Soetta

by Redaksi
28 Juni 2026
0

Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia menetapkan seluruh aktivitas keberangkatan dan pemulangan jemaah umrah serta haji khusus melalui Bandara Internasional...

ADVERTISEMENT
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© 2026 www.baratnews.co - All right reserved

Hubungi kami: redaksi@baratnews.co

No Result
View All Result
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami

Hubungi kami: redaksi@baratnews.co