Baratnews.co
  • Home
  • News
  • Nasional
  • BIsnis
  • Politik
  • Opini
  • Budaya
  • Lifestyle
  • Gaya Hidup
No Result
View All Result
Baratnews.co
Kamis, 12 Februari 2026
No Result
View All Result
Baratnews.co
Home News

PT MGK Bantah Isu Cemari Lingkungan, Serbuan Batu ke Kapal Emas Menanti Jalur Hukum

Reza Fahmi by Reza Fahmi
6 Oktober 2025
in News
0

Kapal pengeruk emas PT MGK saat dilempari batu. Foto: Baratnews.co/Reza

Spread the love

MEULABOH | BARATNEWS.CO – Aksi protes masyarakat di lokasi PT Megallanic Garuda Kencana (MGK) beberapa waktu hari lalu di Desa Gleng, Kecamatan Sungai Mas, Aceh Barat, disebut-sebut akibat faktor pencemaran lingkungan. Aksi dijalankan segelintir masyarakat hingga berujung anarkis itu dinilai tak mendasar.

Direktur PT MGK, Tgk Miswar, membantah tudingan adanya pencemaran lingkungan. Dia mengatakan sejauh perusahaan beroperasi disepanjang daerah aliran sungai (DAS) Krueng Woyla dengan kapal pengeruk emas perusahaan telah menjalankan sesuai standar operasional prosedur (SOP).

Related posts

Setelah 15 Tahun, Soeharto Akhirnya Dianugerahi Gelar Pahlawan Nasional

10/11/2025

Hujan Deras Picu Longsor di Panjupian, Polisi dan BPBD Gerak Cepat Tangani

10/11/2025

“Kita terima semua kritikan masyarakat, tapi tidak dengan cara-cara anarkis, melempar batu ke arah kapal hingga ada korban luka, lagi pula jika menuding MGK merusak lingkungan, bagaimana dengan yang ilegal? Harus dipertanyakan juga,” kata Miswar, di Meulaboh, Senin (6/10/2025).

Direktur perusahaan tambang emas berizin asal putra asli Aceh tersebut, menduga sejak awal ada perencanaan matang oknum tertentu mengganggu dan merusak investasi, sehingga meninggalkan jejak preseden buruk.

Jika tudingan itu benar, kata dia, tentu harus dibuktikan pula dengan data-data yang benar. Dia meyakini di balik semua tudingan terhadap PT MGK, telah dipolitisir oleh oknum pencari keuntungan pribadi.

Menurutnya, cara-cara seperti itu selain merugikan diri oknum, akan berdampak buruk pada iklim investasi di daerah, Aceh Barat khususnya dan Aceh secara umum.

“Sudah kita duga sejak awal, makanya saat terjadi pelemparan batu, kita tidak kaget. Namun cara seperti itu sangat memalukan. Tindakan mereka mungkin dikira bagus untuk masyarakat Woyla, tapi justru tidak sebenarnya,” ujar Miswar.

Miswar membeberkan insiden pelemparan batu hingga menjatuhkan korban luka telah dikoordinasikan ke pihak penegak hukum. PT MGK juga memutuskan untuk menempuh jalur hukum dan melaporkan pihak yang sudah terlibat.

Sebagaimana diketahui, aksi protes berujung anarkis di Desa Gleng, Kecamatan Sungai Mas, pada 4 Oktober 2025 yang lalu, disaksikan langsung oleh jajaran Tim Panitia Khusus (Pansus) Pertambangan DPRK Aceh Barat.

Informasi dihimpun, peserta aksi dari segelintir masyarakat mengatasnamakan Aliansi Masyarakat Penyelamat Krueng Woyla (AMPKW) mengaku diundang Tim Pansus untuk menunggu di lokasi PT MGK. (*)

Tags: baratnewsHukumKapal Dilempari BatuKapal Emas MGKPencemaran LingkunganPT MGKTambang Emas Ilegal
Previous Post

Polda Aceh Sita 1,3 Ton Ganja dan 80 Kg Sabu dari Peredaran

Next Post

Kombes Shobarmen Ungkap Asal Sabu 80,5 Kg dari Thailand

Next Post

Kombes Shobarmen Ungkap Asal Sabu 80,5 Kg dari Thailand

Discussion about this post

ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Adat Jeulame Aceh Diselaraskan dengan Syariat Agar Tak Menyimpang

by Redaksi
10 November 2025
0

Said menjelaskan, praktik pemberian mahar di Aceh sering kali menjadi ajang pembuktian kemampuan finansial, sehingga justru menambah beban bagi calon...

Setelah 15 Tahun, Soeharto Akhirnya Dianugerahi Gelar Pahlawan Nasional

by Redaksi
10 November 2025
0

Tahun 2025 menjadi kali ketiga usulan kembali dibahas, hingga akhirnya diputuskan untuk ditetapkan sebagai penerima gelar pahlawan nasional. Dengan demikian,...

Hujan Deras Picu Longsor di Panjupian, Polisi dan BPBD Gerak Cepat Tangani

by Redaksi
10 November 2025
0

Material longsor berupa tanah dan batang pohon menutup sebagian badan jalan sehingga arus lalu lintas di jalur utama antar kabupaten...

Wagub Aceh Ziarahi Makam Pahlawan di Peuniti

by Redaksi
10 November 2025
0

Upacara dimulai sejak pagi, diikuti barisan pasukan gabungan Polda Aceh, Kodam Iskandar Muda, Aparatur Sipil Negara (ASN), personel Satpol PP,...

ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Kategori

  • Bisnis
  • Budaya
  • Business
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Foto News
  • Gaya Hidup
  • Hukum
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Lifestyle
  • Nasional
  • National
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Pertanian
  • Politik
  • Ragam
  • Sejarah
  • Sports
  • Teknologi
  • Travel
  • Uncategorized
  • Wisata
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© 2025 www.baratnews.co - All right reserved

Hubungi kami: redaksi@baratnews.co

No Result
View All Result
  • News
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • BIsnis
  • Budaya
  • Olah Raga
  • Gaya Hidup
  • National
  • Travel
  • Opini
    • Bupati Tarmizi Tegaskan Audit CSR PT Mifa Bukan Niat Cari Kesalahan
      • Forbina: Dirut PEMA Tak Paham Bisnis, Saatnya Dievaluasi!

Hubungi kami: redaksi@baratnews.co