Baratnews.co
  • Budaya
  • Gaya Hidup
  • Home
  • BIsnis
  • Politik
  • Opini
  • Lifestyle
No Result
View All Result
Baratnews.co
Kamis, 25 Juni 2026
No Result
View All Result
Baratnews.co
Home Daerah

Soal Blok Andaman, Kapolda Aceh Jamin Keamanan Investor

Redaksi by Redaksi
24 Juni 2026
in Daerah
0

Gubernur Aceh Muzakir Manaf bersama Pangdam Iskandar Muda Mayjen TNI Niko Fahrizal, Kapolda Aceh Irjen Pol Marzuki Ali Basyah, dan Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah menunjukkan kekompakan dalam menjaga stabilitas keamanan dan mendukung pembangunan serta investasi di Aceh. Foto: Humas Pemerintah Aceh.

Spread the love

BANDA ACEH | BARATNEWS.CO – Kapolda Aceh Irjen Pol Marzuki Ali Basyah menegaskan bahwa Aceh merupakan daerah yang aman dan kondusif bagi investasi. Karena itu, ia meminta berbagai keraguan terkait aspek keamanan yang kerap dikaitkan dengan iklim investasi di Aceh tidak lagi dijadikan alasan untuk menghambat masuknya investasi ke daerah tersebut.

Pernyataan itu disampaikan Marzuki menanggapi munculnya isu keamanan dalam pembahasan pengembangan migas Blok Andaman yang berlangsung dalam rapat bersama Pemerintah Aceh di Banda Aceh, Selasa (23/6/2026).

“Keamanan dan kenyamanan investasi di Aceh sudah terbukti. Saya menjamin hal itu. Kalau perlu para investor bisa datang langsung ke Polda Aceh untuk memastikan sendiri kondisi yang sebenarnya,” kata Marzuki.

Related posts

Aceh dan Rusia Jajaki Kerja Sama Investasi

06/06/2026

Banda Aceh Jadi Tuan Rumah City Expo, Aceh Bidik Investasi Lewat APEKSI

21/04/2026

Menurut Kapolda, Polda Aceh berkomitmen penuh mendukung berbagai program pembangunan dan investasi yang bertujuan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Isu keamanan tersebut mencuat dalam sejumlah pembahasan terkait pengembangan Lapangan Gas Tengkulo di Wilayah Kerja South Andaman atau Blok Andaman. Dalam beberapa pertemuan antara Tim Plan of Development (PoD) Pemerintah Aceh dengan SKK Migas dan Mubadala Energy, aspek keamanan dan kenyamanan investasi di daratan Aceh disebut menjadi salah satu perhatian pihak investor.

Guru Besar Universitas Syiah Kuala yang tergabung dalam Tim PoD Pemerintah Aceh, Prof Dr Mahidin, mengungkapkan bahwa pihak investor sempat mempertanyakan kondisi keamanan di Aceh dan menjadikannya sebagai salah satu pertimbangan dalam pengembangan fasilitas migas.

“Mereka mempertanyakan aspek keamanan dan kenyamanan. Padahal Pemerintah Aceh telah menjelaskan kondisi yang sebenarnya bahwa Aceh saat ini berada dalam situasi yang aman dan kondusif,” ujarnya.

Rapat yang dipimpin Sekretaris Daerah Aceh, Muhammad Nasir, itu turut dihadiri anggota DPRA, pimpinan SKPA, para pakar migas, akademisi, serta sejumlah pihak terkait yang membahas strategi pengelolaan migas Blok Andaman.

Dalam forum tersebut, berbagai pihak juga menyampaikan dukungan terhadap upaya Gubernur Aceh Muzakir Manaf yang mendorong agar hasil produksi gas dari Blok Andaman dapat diproses melalui fasilitas Kilang Arun di Kota Lhokseumawe.

Akademisi Universitas Syiah Kuala, Prof Dr Jasman J. Ma’ruf, menilai langkah tersebut penting untuk meningkatkan nilai tambah ekonomi bagi Aceh serta memperkuat sektor industri energi daerah.

“Kita harus mendukung perjuangan Gubernur Aceh karena ini menyangkut kepentingan ekonomi dan masa depan pembangunan Aceh,” kata Jasman.

Sementara itu, Ketua Komisi III DPRA, Aisyah Ismail, menilai alasan keamanan tidak lagi relevan untuk dipersoalkan dalam investasi migas di Aceh. Menurutnya, sejumlah perusahaan energi nasional telah lama beroperasi dengan aman di berbagai wilayah Aceh.

“Kalau alasan keamanan masih dipersoalkan, itu terkesan mencari-cari kelemahan. Faktanya perusahaan migas seperti Medco telah lama beroperasi di Aceh Timur dan tidak mengalami gangguan berarti,” ujar politisi yang akrab disapa Kak Iin itu.

Sejumlah indikator nasional juga menunjukkan kondisi keamanan Aceh yang terus membaik. Data Indeks Demokrasi dan Keamanan Sosial (IDKS) yang diterbitkan BRIN serta sejumlah lembaga riset independen menempatkan Aceh sebagai salah satu provinsi dengan tingkat keamanan dan stabilitas sosial terbaik di Sumatera.

Karena itu, Kapolda Aceh menegaskan seluruh pihak tidak perlu meragukan iklim investasi di Aceh. Ia memastikan jajaran kepolisian siap memberikan dukungan penuh terhadap seluruh investasi dan proyek strategis yang berkontribusi bagi pembangunan daerah.

“Polda Aceh akan terus mendukung program pembangunan Pemerintah Aceh. Investor tidak perlu ragu untuk berinvestasi di Aceh,” tegas Marzuki. (*)

ADVERTISEMENT
Tags: Blok AndamanInvestasiInvestor
Previous Post

Mualem Tunjuk Muhammad Nasir Jadi Komisaris Utama Bank Aceh Syariah

Next Post

Sekda Aceh: Kerusakan Bencana Hidrometeorologi Lebih Luas dari Tsunami 2004

Related posts

BNNP Aceh dan Azwar Abubakar Bahas Tantangan Narkotika di Aceh

by Redaksi
24 Juni 2026
0

“Perjalanan BNN di Aceh tidak terlepas dari dukungan dan pemikiran para tokoh pendahulu. Melalui kegiatan anjangsana ini, kami ingin menyampaikan...

Pra-HANI 2026, BNNP Aceh Kumpulkan 102 Kantong Darah Lewat Aksi Donor Massal

by Redaksi
24 Juni 2026
0

Aksi kemanusiaan tersebut terlaksana melalui kerja sama BNNP Aceh dengan Palang Merah Indonesia (PMI). Selain menjadi bentuk kepedulian sosial, kegiatan...

Imigrasi Meulaboh Perketat Pengawasan WNA di Aceh Selatan, TIMPORA Disiagakan

by Redaksi
24 Juni 2026
0

“Pengawasan orang asing tidak dapat dilakukan oleh satu instansi saja. Diperlukan sinergi, kolaborasi, dan pertukaran informasi yang berkesinambungan antaranggota TIMPORA...

Bupati Tarmizi Saring Calon Pejabat dengan Tes Urine: ASN dan Narkoba Tak Bisa Berdampingan

by Redaksi
24 Juni 2026
0

Pemerintah Kabupaten Aceh Barat memastikan seluruh peserta Seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama yang mengikuti pemeriksaan urine dinyatakan bebas dari...

Menuju Konferprov XIII, Panitia PWI Aceh Matangkan Persiapan dan Mekanisme Persidangan

by Redaksi
24 Juni 2026
0

Rapat dipimpin Ketua Panitia Pelaksana, Muhammad Nazar Ahadi, dan dihadiri para koordinator bidang yang bertanggung jawab terhadap berbagai aspek pelaksanaan...

Next Post

Sekda Aceh: Kerusakan Bencana Hidrometeorologi Lebih Luas dari Tsunami 2004

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Latest posts

BNNP Aceh dan Azwar Abubakar Bahas Tantangan Narkotika di Aceh

by Redaksi
24 Juni 2026
0

“Perjalanan BNN di Aceh tidak terlepas dari dukungan dan pemikiran para tokoh pendahulu. Melalui kegiatan anjangsana ini, kami ingin menyampaikan...

Pra-HANI 2026, BNNP Aceh Kumpulkan 102 Kantong Darah Lewat Aksi Donor Massal

by Redaksi
24 Juni 2026
0

Aksi kemanusiaan tersebut terlaksana melalui kerja sama BNNP Aceh dengan Palang Merah Indonesia (PMI). Selain menjadi bentuk kepedulian sosial, kegiatan...

Imigrasi Meulaboh Perketat Pengawasan WNA di Aceh Selatan, TIMPORA Disiagakan

by Redaksi
24 Juni 2026
0

“Pengawasan orang asing tidak dapat dilakukan oleh satu instansi saja. Diperlukan sinergi, kolaborasi, dan pertukaran informasi yang berkesinambungan antaranggota TIMPORA...

Bupati Tarmizi Saring Calon Pejabat dengan Tes Urine: ASN dan Narkoba Tak Bisa Berdampingan

by Redaksi
24 Juni 2026
0

Pemerintah Kabupaten Aceh Barat memastikan seluruh peserta Seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama yang mengikuti pemeriksaan urine dinyatakan bebas dari...

Menuju Konferprov XIII, Panitia PWI Aceh Matangkan Persiapan dan Mekanisme Persidangan

by Redaksi
24 Juni 2026
0

Rapat dipimpin Ketua Panitia Pelaksana, Muhammad Nazar Ahadi, dan dihadiri para koordinator bidang yang bertanggung jawab terhadap berbagai aspek pelaksanaan...

ADVERTISEMENT
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© 2026 www.baratnews.co - All right reserved

Hubungi kami: redaksi@baratnews.co

No Result
View All Result
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami

Hubungi kami: redaksi@baratnews.co