BANDA ACEH | BARATNEWS.CO – Menyambut Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2026, Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Aceh menggelar bakti sosial donor darah yang berhasil mengumpulkan 102 kantong darah untuk membantu memenuhi kebutuhan stok darah masyarakat.
Kegiatan yang berlangsung pada Rabu (24/6/2026) itu merupakan bagian dari rangkaian Pra-HANI 2026 dan dilaksanakan serentak oleh seluruh satuan kerja Badan Narkotika Nasional di Indonesia, mulai dari tingkat provinsi hingga kabupaten/kota.
Aksi kemanusiaan tersebut terlaksana melalui kerja sama BNNP Aceh dengan Palang Merah Indonesia (PMI). Selain menjadi bentuk kepedulian sosial, kegiatan ini juga menjadi wujud nyata kontribusi BNN dalam mendukung kesehatan masyarakat sekaligus mengampanyekan gaya hidup sehat dan bebas narkoba.
Antusiasme peserta terlihat dari jumlah pendaftar yang mencapai 144 orang. Mereka terdiri atas pegawai BNNP Aceh, personel BNNK Banda Aceh, perwakilan instansi pemerintah di sekitar lingkungan BNNP Aceh, serta sejumlah lembaga rehabilitasi mitra BNNP Aceh.
Setelah menjalani pemeriksaan kesehatan dan proses skrining kelayakan donor, sebanyak 102 kantong darah berhasil dikumpulkan. Dari jumlah tersebut, 46 kantong darah berasal dari kegiatan donor di Kantor BNNP Aceh, sementara 56 kantong lainnya terkumpul dari BNNK jajaran.
Seluruh darah yang terkumpul kemudian diserahkan kepada PMI untuk membantu menjaga ketersediaan stok darah serta memenuhi kebutuhan pasien yang memerlukan transfusi di berbagai fasilitas kesehatan.
Kepala BNNP Aceh, Brigjen Pol Dr. Dedy Tabrani, S.I.K., M.Si, mengapresiasi partisipasi seluruh peserta dan dukungan para mitra yang terlibat dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, donor darah tidak hanya bermanfaat bagi penerima, tetapi juga menjadi sarana menumbuhkan solidaritas, kepedulian sosial, dan semangat berbagi di tengah masyarakat.
“Donor darah merupakan bentuk kepedulian nyata terhadap sesama. Semangat berbagi ini sejalan dengan tema kegiatan, yaitu ‘Aksi Nyata Selamatkan Sesama’, yang mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berkontribusi membantu mereka yang membutuhkan sekaligus mendukung upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN),” ujarnya.
Selain donor darah, peserta juga mendapatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis yang didukung oleh Kimia Farma, Kalbe Nutritionals, dan Yakult. Keterlibatan berbagai pihak tersebut menunjukkan kuatnya kolaborasi dalam membangun masyarakat yang sehat, produktif, dan peduli terhadap sesama.
Melalui kegiatan Pra-HANI 2026 ini, BNNP Aceh berharap dapat terus memperkuat sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan, meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya hidup sehat, serta mendorong partisipasi publik dalam upaya menciptakan lingkungan yang bersih dari penyalahgunaan narkoba. (*)












