BANDA ACEH | BARATNEWS.CO – Menyambut Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2026, Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Aceh Brigjen Pol. Dr. Dedy Tabrani, S.I.K., M.Si., melakukan kunjungan silaturahmi atau anjangsana kepada Ir. H. Azwar Abubakar, M.M., salah satu tokoh yang berperan penting dalam proses pembentukan dan penguatan kelembagaan Badan Narkotika Nasional di Aceh.
Kunjungan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan itu menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Pra-HANI 2026. Selain mempererat silaturahmi, kegiatan tersebut juga menjadi bentuk penghormatan kepada para tokoh yang telah berkontribusi dalam upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika di Aceh.
Dalam kunjungan tersebut, Brigjen Dedy Tabrani didampingi Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) BNNP Aceh, Marlisa Dedy Tabrani. Kehadiran mereka disambut langsung oleh Azwar Abubakar yang selama ini dikenal sebagai salah satu figur penting dalam perjalanan pembangunan dan pemerintahan di Aceh.
Kepala BNNP Aceh menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan kontribusi Azwar Abubakar dalam mendukung lahir dan berkembangnya kelembagaan BNN di Aceh. Menurutnya, perjalanan panjang pemberantasan narkotika di daerah tidak terlepas dari peran para tokoh yang telah memberikan pemikiran, dukungan, serta perhatian sejak masa awal pembentukan lembaga tersebut.
“Perjalanan BNN di Aceh tidak terlepas dari dukungan dan pemikiran para tokoh pendahulu. Melalui kegiatan anjangsana ini, kami ingin menyampaikan rasa hormat dan terima kasih atas jasa serta pengabdian yang telah diberikan bagi masyarakat Aceh dan bangsa Indonesia,” ujar Dedy.
Selain menjadi ajang silaturahmi, pertemuan itu juga dimanfaatkan untuk berdiskusi mengenai perkembangan ancaman narkotika yang masih menjadi tantangan serius di Aceh. Berbagai strategi penguatan kolaborasi lintas sektor turut dibahas sebagai bagian dari upaya memperkuat Program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).
BNNP Aceh menilai keberhasilan perang melawan narkoba tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat penegak hukum, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, mulai dari pemerintah, tokoh agama, tokoh masyarakat, akademisi, dunia usaha, media massa, hingga komunitas kepemudaan.
Sementara itu, Azwar Abubakar menyambut baik kunjungan tersebut dan berharap BNNP Aceh terus memperkuat sinergi dengan berbagai pihak dalam menghadapi tantangan peredaran narkotika yang semakin kompleks. Menurutnya, keberhasilan upaya P4GN hanya dapat dicapai melalui komitmen dan kerja bersama seluruh komponen bangsa.
Kegiatan anjangsana ini sekaligus menjadi momentum untuk mengenang jasa para pelopor yang telah meletakkan fondasi perjuangan melawan narkotika di Aceh. Semangat tersebut diharapkan terus menjadi inspirasi bagi seluruh insan BNN dalam melindungi generasi muda dari ancaman penyalahgunaan narkoba serta mewujudkan Aceh yang lebih sehat, produktif, dan bebas narkotika. (*)











