Baratnews.co
  • Home
  • News
  • Nasional
  • BIsnis
  • Politik
  • Opini
  • Budaya
  • Lifestyle
  • Gaya Hidup
No Result
View All Result
Baratnews.co
Selasa, 17 Februari 2026
No Result
View All Result
Baratnews.co
Home Uncategorized

Ketum Muhammadiyah Haedar: Ramadan Harus Jadi Kanopi Sosial

Redaksi by Redaksi
17 Februari 2026
in Uncategorized
0

Ketum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir.

Spread the love

Ia menyoroti derasnya arus informasi dan dinamika media sosial yang kerap memicu amarah serta polarisasi. Dalam konteks itu, puasa seharusnya menjadi tameng moral agar umat tidak mudah terprovokasi dan tetap mengedepankan akhlak mulia.

BARATNEWS.CO – Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir, mengajak umat Islam menjadikan Ramadan 1447 Hijriah sebagai momentum memperkuat ketakwaan sekaligus menghadirkan fungsi sosial yang lebih luas di tengah masyarakat.

Menurut Haedar, puasa tidak semata-mata menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menjadi wahana pembentukan karakter serta pengendalian diri di ruang publik. Ramadan, kata dia, harus menjadi “kanopi sosial” yang menaungi kehidupan umat agar tetap teduh, damai, dan penuh kebaikan.

Related posts

Sugiono-Guterres Bahas Perdamaian Palestina

17/02/2026

Warga Simeulue Tangkap Buaya Pemangsa Wanita Pencari Lokan

17/02/2026

“Puasa melatih kita menahan diri, bahkan ketika ada pihak yang mengajak berkonflik atau bertengkar. Di tengah suasana sosial yang mudah memanas, Ramadan harus menjadi peneduh,” ujar Haedar dalam siaran persnya, Selasa (17/2/2026).

Ia menyoroti derasnya arus informasi dan dinamika media sosial yang kerap memicu amarah serta polarisasi. Dalam konteks itu, puasa seharusnya menjadi tameng moral agar umat tidak mudah terprovokasi dan tetap mengedepankan akhlak mulia.

Haedar menegaskan, tujuan utama puasa adalah meningkatkan takwa, baik secara personal maupun kolektif. Ketakwaan tersebut mesti tercermin dalam ketaatan menjalankan perintah Allah SWT, menjauhi larangan-Nya, serta menghadirkan kemaslahatan bagi sesama dan lingkungan.

Ia juga mengingatkan agar perbedaan penetapan awal Ramadan tidak menjadi sumber perpecahan. Selama umat Islam belum memiliki kalender tunggal, perbedaan kemungkinan tetap terjadi dan harus disikapi dengan sikap tasamuh (toleran) serta kedewasaan.

“Dalam ruang ijtihad, tidak perlu saling menyalahkan atau merasa paling benar. Yang terpenting adalah substansi ibadahnya,” katanya.
Lebih jauh, Haedar mendorong agar Ramadan menjadi sarana perbaikan akhlak pribadi sekaligus akhlak publik. Puasa harus melahirkan umat yang naik kelas—tidak stagnan—dan mampu berkontribusi dalam membangun peradaban yang maju.

Menurut dia, umat Islam tidak boleh bersikap fatalistis, terutama dalam bidang ekonomi. Justru nilai-nilai puasa seperti hidup hemat, efisien, dan disiplin dapat menjadi fondasi untuk meningkatkan kualitas hidup dan daya saing.

“Meraih kemajuan ekonomi memerlukan kesungguhan. Puasa melatih kita hidup prihatin dan efisien, itu menjadi pangkal kemajuan,” ujarnya.

Ia berharap Ramadan dijalani dengan suasana tenang, damai, dan matang, tanpa terganggu hiruk-pikuk perbedaan maupun dinamika sosial yang kontraproduktif.

Pada akhirnya, Haedar menekankan bahwa puncak takwa adalah perbaikan martabat hidup. Umat Islam, katanya, harus tampil sebagai umat terbaik dalam aspek spiritual, moral, sosial, ekonomi, hingga politik, demi terwujudnya peradaban utama yang berlandaskan tauhid. (*)

Tags: baratnewsKetum Muhammadiyah Haedar
Previous Post

Sugiono-Guterres Bahas Perdamaian Palestina

Next Post

Menag Ajak Masyarakat Rukun Soal Awal Puasa

Next Post

Menag Ajak Masyarakat Rukun Soal Awal Puasa

Discussion about this post

ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Hilal Tak Terlihat, Awal Ramadan Ditetapkan 19 Februari

by Redaksi
17 Februari 2026
0

Penetapan itu didasarkan pada hasil hisab dan rukyat yang dilakukan Tim Hisab Rukyat Kementerian Agama bersama ormas Islam, serta laporan...

GeRAK Surati Kapolri Atas Dugaan Korupsi Pengelolaan Pelabuhan Jetty

by Redaksi
17 Februari 2026
0

“Publik menunggu kepastian dari hasil penyelidikan Ditreskrimsus Polda Aceh. Jika memang belum ada hasil, setidaknya progresnya disampaikan secara terbuka. Jangan...

15 Kg Heroin Digagalkan di Sumut, Kurir Ditangkap

by Redaksi
17 Februari 2026
0

Dari hasil penggeledahan, penyidik menemukan 15 bal heroin dengan total berat 15 kilogram yang disimpan dalam tas abu-abu milik tersangka.

BMKG Imbau Waspada Hujan Lebat dan Petir Rabu Besok, Terutama Aceh-Sumut

by Redaksi
17 Februari 2026
0

BMKG menyebut kondisi tersebut dipicu oleh keberadaan wilayah tekanan rendah dan sirkulasi siklonik di beberapa perairan Indonesia yang membentuk zona...

ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Kategori

  • Bisnis
  • Budaya
  • Business
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Foto News
  • Gaya Hidup
  • Hukum
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Lifestyle
  • Nasional
  • National
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Pertanian
  • Politik
  • Ragam
  • Sejarah
  • Sports
  • Teknologi
  • Travel
  • Uncategorized
  • Wisata
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© 2025 www.baratnews.co - All right reserved

Hubungi kami: redaksi@baratnews.co

No Result
View All Result
  • News
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • BIsnis
  • Budaya
  • Olah Raga
  • Gaya Hidup
  • National
  • Travel
  • Opini
    • Bupati Tarmizi Tegaskan Audit CSR PT Mifa Bukan Niat Cari Kesalahan
      • Forbina: Dirut PEMA Tak Paham Bisnis, Saatnya Dievaluasi!

Hubungi kami: redaksi@baratnews.co