Baratnews.co
  • Home
  • News
  • Nasional
  • BIsnis
  • Politik
  • Opini
  • Budaya
  • Lifestyle
  • Gaya Hidup
No Result
View All Result
Baratnews.co
Senin, 30 Maret 2026
No Result
View All Result
Baratnews.co
Home Kriminal

Lima WNI di Malaysia Ditembak, Satu Tewas, Dirjen Manan: Tindakan Tidak Manusiawi

Redaksi by Redaksi
29 Januari 2025
in Kriminal
0

Ilustrasi para pekerja migran yang diketahui tidak memiliki dokumen diperiksa dan diminta berdiri secara berderet oleh petugas Imigrasi Malaysia, 21 Juni 2021. Foto: Zahim Mohd/Getty

Spread the love

JAKARTA | BARATNEWS.CO – Kementerian Hak Asasi Manusia (HAM) RI mendesak pertanggungjawaban kepada aparat penegak hukum Malaysia atas insiden penembakan terhadap lima pekerja migran Indonesia (PMI).

Kelima orang PMI ini diduga ditembak oleh Agensi Penguatkuasaan Maritim Malaysia (APMM) di Tanjung Rhu, Selangor, pada pada Jumat (24/1/2025). Akibatnya, satu warga negara Indonesia tewas.

Related posts

15 Kg Heroin Digagalkan di Sumut, Kurir Ditangkap

17/02/2026

Bareskrim Gagalkan Penyelundupan 20 Kg Sabu dan 20 Ribu Ekstasi

13/10/2025

Direktur Jenderal Pelayanan dan Kepatuhan HAM, Kementerian HAM RI, Munafrizal Manan mengatakan, penembakan yang mengakibatkan lima orang WNI menjadi korban merupakan tindakan yang tidak manusiawi.

“Satu orang tewas, satu kritis, dan tiga lainnya luka-luka, itu merupakan tindakan tidak menghormati nilai dan prinsip HAM. Maka kami mendesak pertanggungjawaban hukum,” kata Manan dalam keterangannya, Rabu (29/1/2025).

Menurut dia, pertanggungjawaban atas terjatuhnya korban jiwa WNI ini, harus dilaksanakan secara transparan dan imparsial oleh aparat penegak hukum Malaysia terhadap petugas APMM yang telah melakukan tindakan tidak manusiawi tersebut.

Oleh karenanya, Kementerian HAM mendorong Komisi HAM Malaysia (SUHAKAM) untuk proaktif, profesional, dan independen memantau perkembangan kasus itu atas dasar hak asasi manusia.

Di sisi lain, kata dia, Kementerian HAM mendorong Komisi Nasional (Komnas) HAM RI untuk proaktif berkomunikasi dan berkoordinasi dengan SUHAKAM untuk membahas peristiwa tersebut.

Apalagi, Komnas HAM RI dan SUHAKAM sudah menjalin nota kesepahaman di bidang hak asasi.

“Pembahasan insiden ini bisa disampaikan dalam Forum Institusi HAM Nasional se-Asia Tenggara (SEANF), di mana Komnas HAM RI dan SUHAKAM menjadi anggotanya,” ujar Dirjen Manan.

Diketahui, insiden penembakan oleh APMM terjadi pada sebuah kapal di perairan Tanjung Rhu, Selangor, Malaysia, Jumat (24/1/2025), sekitar pukul 03.00 WIB dini hari.

Anggota APPM menembak WNI di kapal lantaran diduga akan keluar dari Malaysia melalui jalur ilegal.

Penembakan dilakukan setelah para penumpang kapal diduga melakukan perlawanan sehingga menyebabkan satu WNI inisial B meninggal dunia.

Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur menyatakan korban akan dipulangkan ke Indonesia setelah menjalani autopsi.

Sementara empat korban lainnya telah mendapatkan perawatan di rumah sakit dalam wilayah Selangor Malaysia. (*)

ADVERTISEMENT
Tags: baratbaratnewsbaratnews.coPekerja Migran IndonesiaWNI Ditembak
ADVERTISEMENT
Previous Post

Anak Yatim Piatu Meninggal Dunia Akibat Kelaparan di Makassar Hoaks

Next Post

Polisi Tangani Perkara Zal Debus Meninggal Dunia Dalam Insiden Tabrakan di Ulee Lheu

Next Post

Polisi Tangani Perkara Zal Debus Meninggal Dunia Dalam Insiden Tabrakan di Ulee Lheu

Discussion about this post

ADVERTISEMENT
Gajah Liar di Lango Aceh Barat Kembali Resahkan Warga, Tim WRU Lakukan Penghalauan Dramatis

Gajah Liar di Lango Aceh Barat Kembali Resahkan Warga, Tim WRU Lakukan Penghalauan Dramatis

by Redaksi
27 Maret 2026
0

BARATNEWS.CO, MEULABOH - gajah liar kembali meresahkan warga di kawasan Lango, Kecamatan Pante Ceureumen, Kabupaten Aceh Barat. Sebelumnya, kemunculan kawanan...

BNNP Aceh Gandeng DPR RI Perkuat Penanganan Narkotika

by Redaksi
27 Maret 2026
0

BNNP Aceh memperkuat koordinasi dengan unsur legislatif guna mendorong penguatan kebijakan penanganan narkotika di daerah.

Sidak Usai Lebaran, Bupati TRK Cek Kehadiran ASN

by Redaksi
25 Maret 2026
0

“Pelayanan harus segera berjalan karena menyangkut kebutuhan masyarakat. Kehadiran pegawai juga harus dipastikan,” ujar TRK.

Pos Pengamanan Ulee Lheue Dipantau Kapolda Aceh

by Redaksi
25 Maret 2026
0

“Yang utama adalah memastikan arus balik berjalan aman dan lancar, serta masyarakat mendapatkan pelayanan yang maksimal,” ujar Kapolda.

ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© 2025 www.baratnews.co - All right reserved

Hubungi kami: redaksi@baratnews.co

No Result
View All Result
  • News
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • BIsnis
  • Budaya
  • Olah Raga
  • Gaya Hidup
  • National
  • Travel
  • Opini
    • Bupati Tarmizi Tegaskan Audit CSR PT Mifa Bukan Niat Cari Kesalahan
      • Forbina: Dirut PEMA Tak Paham Bisnis, Saatnya Dievaluasi!

Hubungi kami: redaksi@baratnews.co