MEULABOH | BARATNEWS.CO – Pelajar Islam Indonesia (PII) Kabupaten Aceh Barat resmi memiliki nahkoda baru. Melalui Konferensi Daerah (Konda) yang berlangsung penuh semangat kebersamaan dan demokrasi di Meulaboh, pada Sabtu (20/6/2026).
Dalam forum Konda itu, Muhammad Syukur terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Daerah PII Aceh Barat periode 2026-2028. Konda yang menjadi forum tertinggi organisasi di tingkat daerah itu tidak hanya menjadi ajang pemilihan kepemimpinan baru, tetapi juga ruang evaluasi dan perumusan arah gerakan PII dalam menjawab tantangan yang dihadapi pelajar saat ini.
Terpilihnya Muhammad Syukur diharapkan membawa energi baru bagi organisasi yang selama ini dikenal sebagai wadah pembinaan pelajar Islam dalam bidang kepemimpinan, intelektual, dan pengabdian kepada masyarakat.
Dalam sambutannya, Syukur menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh seluruh peserta konferensi. Ia menegaskan bahwa amanah tersebut akan dijalankan bersama seluruh kader dengan semangat kolaborasi dan penguatan organisasi.
“PII Aceh Barat harus menjadi rumah besar bagi pelajar untuk belajar, bertumbuh, dan berkontribusi. Kami ingin menghadirkan organisasi yang dekat dengan pelajar serta mampu menjawab berbagai tantangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai Islam,” ujar Syukur usai Konda berlangsung.
Menurutnya, kepengurusan ke depan akan menitikberatkan pada penguatan kaderisasi, peningkatan kapasitas pelajar, serta mendorong keterlibatan generasi muda dalam berbagai isu pendidikan, sosial, dan keumatan.
Selain memilih kepengurusan baru, Konda juga melahirkan sejumlah rekomendasi strategis yang akan menjadi pijakan organisasi dalam menjalankan program kerja selama dua tahun mendatang.
Para peserta berharap kepemimpinan baru dapat semakin memperkuat eksistensi PII Aceh Barat sebagai organisasi pelajar yang aktif, progresif, dan relevan dengan kebutuhan generasi muda saat ini.
Dengan semangat baru tersebut, PII Aceh Barat berkomitmen terus mencetak pelajar yang berkarakter, berwawasan luas, serta memiliki kepedulian terhadap masyarakat dan bangsa.
Sebagai salah satu organisasi pelajar tertua di Indonesia, PII telah melahirkan banyak tokoh nasional dari berbagai bidang. Tradisi intelektual, kepemimpinan, dan pengabdian yang diwariskan organisasi itu diharapkan terus tumbuh di kalangan pelajar Aceh Barat.
“Pelajar hari ini adalah pemimpin masa depan. Karena itu, teruslah belajar, berorganisasi, dan berkontribusi untuk umat, daerah, dan bangsa. Berilmu, berakhlak dan berjuang untuk umat.” (*)











