Baratnews.co
  • Budaya
  • Gaya Hidup
  • Home
  • BIsnis
  • Politik
  • Opini
  • Lifestyle
No Result
View All Result
Baratnews.co
Kamis, 23 April 2026
No Result
View All Result
Baratnews.co
Home Uncategorized

Gelar Pelatihan AMDAL, Apel Green Dorong Partisipasi Publik Lindungi Lingkungan

Redaksi by Redaksi
7 Maret 2026
in Uncategorized
0

Apel Green Aceh menggelar pelatihan AMDAL. Foto: Ist

Spread the love

SUKA MAKMUE | BARATNEWS.CO – Yayasan Apel Green Aceh menggelar pelatihan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) yang melibatkan unsur masyarakat, pemerintah daerah, mahasiswa, serta organisasi masyarakat sipil di Kabupaten Nagan Raya.

Kegiatan tersebut bertujuan memperkuat pemahaman publik dalam mengawasi dampak lingkungan dari aktivitas pembangunan dan industri di wilayah Aceh Barat dan Nagan Raya.

Sebanyak 20 peserta mengikuti pelatihan tersebut yang berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari perwakilan pemerintah daerah hingga kelompok masyarakat sipil.

Related posts

Ramli Laporkan Soal Hauling Batu Bara PT AJB ke DLHK Aceh

03/07/2025

Peserta di antaranya berasal dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Nagan Raya, Dinas PUPR Nagan Raya, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Nagan Raya, serta Bappeda Nagan Raya.

Selain itu, kegiatan juga diikuti mahasiswa dari Aceh Barat dan Nagan Raya serta sejumlah organisasi masyarakat sipil.

Direktur Yayasan Apel Green Aceh, Syukur Tadu, mengatakan pelatihan AMDAL merupakan agenda rutin lembaganya dalam mendorong keterlibatan publik dalam perlindungan lingkungan hidup.

Menurut Syukur, peningkatan kapasitas masyarakat sangat penting, terutama bagi komunitas yang hidup berdampingan dengan aktivitas industri yang berpotensi menimbulkan dampak lingkungan.

“Pelatihan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pemahaman masyarakat mengenai AMDAL sekaligus hak-hak mereka dalam mengawasi aktivitas pembangunan yang berpotensi berdampak pada lingkungan,” ujar Syukur usai berlangsung pelatihan, Sabtu (7/2/2026).

Ia menambahkan bahwa pada 2025 lalu pihaknya juga telah menyelenggarakan pelatihan AMDAL bersertifikat yang melibatkan aparatur sipil negara, akademisi, tokoh masyarakat, serta perwakilan organisasi nonpemerintah di Nagan Raya.

Pelatihan tahun ini menghadirkan sejumlah narasumber dari kalangan pakar AMDAL, akademisi, praktisi hukum, serta pegiat keterbukaan informasi publik. Para peserta diberikan pemahaman mengenai proses penyusunan dokumen AMDAL, hak masyarakat dalam perlindungan lingkungan, hingga mekanisme pengawasan terhadap kegiatan usaha.

Ketua panitia pelatihan, Ayi Mauliza, menyebut kegiatan tersebut menjadi ruang belajar bersama bagi berbagai pihak untuk memahami pentingnya AMDAL dalam menjaga keseimbangan antara pembangunan dan kelestarian lingkungan.

Salah seorang peserta, Darna, mengaku memperoleh pemahaman baru mengenai hak-hak masyarakat dalam menghadapi potensi dampak lingkungan dari aktivitas industri di sekitar tempat tinggalnya.

“Melalui pelatihan ini kami menjadi lebih memahami apa itu AMDAL dan bagaimana masyarakat dapat berperan dalam menjaga lingkungan,” katanya.

Perwakilan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Nagan Raya, Cut Auriza Satifa, berharap kegiatan tersebut dapat mendorong masyarakat untuk lebih aktif mengidentifikasi potensi pencemaran lingkungan sejak dini.

Ia menilai masyarakat memiliki peran penting dalam memantau perubahan kualitas lingkungan, baik terkait pencemaran air, udara, maupun perubahan ekosistem.

Dari kalangan mahasiswa, Arli Irdawan berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan agar semakin banyak generasi muda yang memiliki kesadaran dan kepedulian terhadap isu lingkungan.

“Ilmu yang kami dapatkan diharapkan dapat menjadi bekal untuk berkontribusi dalam menjaga kelestarian lingkungan serta mendukung pembangunan yang berkelanjutan,” ujarnya.

Sementara itu, perwakilan organisasi masyarakat sipil, Zulkifar, menilai pelatihan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi antara masyarakat, pemerintah, akademisi, dan organisasi sipil dalam mengawal pembangunan yang ramah lingkungan.

Di tengah meningkatnya tekanan terhadap ekosistem di Aceh, penguatan kapasitas masyarakat dalam memahami AMDAL dinilai menjadi langkah strategis untuk memastikan transparansi, akuntabilitas, serta perlindungan hak masyarakat yang terdampak oleh aktivitas pembangunan. (*)

ADVERTISEMENT
Tags: AmdalApel Green AcehDampak LingkunganIndustriPelatihan AMDALSyukur Yadu
ADVERTISEMENT
Previous Post

Gaji PPPK Belum Dibayar, Wangsa Minta Pemkab Aceh Barat Selesaikan Sebelum Lebaran

Next Post

600 Paket Sembako Murah Disiapkan untuk Warga, Bupati Tarmizi: Bentuk Kendalikan Inflasi

Related posts

Aceh Siap Jadi Tuan Rumah Hari Posyandu Nasional 2026, Marlina: Harus Jadi Contoh

by Redaksi
14 April 2026
0

“Meski baru dilanda bencana, kita harus menunjukkan bahwa Aceh tetap mampu bangkit dan menyukseskan event nasional ini,” kata perempuan yang...

Mualem Lantik Tiga Kepala SKPA, Tekankan Kinerja dan Serapan Anggaran

by Redaksi
11 April 2026
0

“Dengan waktu kerja yang terbatas, kinerja harus dipacu. Setiap program harus berjalan efektif dan memberikan hasil nyata,” ujar Mualem.

Dek Gam Turun Tangan, Polda Aceh Janji Tuntaskan Profesional

by Redaksi
2 April 2026
0

"Kasus ini dipastikan diselesaikan secara profesional," kata Kombes Pol Wahyudi

Bupati Tarmizi Serahkan Laporan Keuangan ke BPK, Target Raih Oipini WTP

by Redaksi
31 Maret 2026
0

“Setiap akhir Maret, seluruh pemerintah daerah wajib menyerahkan laporan keuangan kepada BPK untuk dilakukan audit secara menyeluruh,” ujar Tarmizi.

Mualem Minta Polri Usut Tuntas Kasus Pengeroyokan Warga Aceh

by Redaksi
31 Maret 2026
0

“Atas nama Pemerintah Aceh dan masyarakat Aceh, kami mengecam keras kejadian ini,” ujar Mualem.

Next Post

600 Paket Sembako Murah Disiapkan untuk Warga, Bupati Tarmizi: Bentuk Kendalikan Inflasi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ADVERTISEMENT

Latest posts

Banjir Porak-porandakan Aceh Barat, Kerugian Rp1,29 Triliun Malah Tak Masuk TKD

by Redaksi
22 April 2026
0

“Kalau untuk jalan memang tidak bisa diakses lagi, panjang ruas jalan yang terputus itu ada 350 meter. Ada empat titik...

Jalur Laut Jadi Sorotan Peredaran Narkoba, BNNP Aceh Dorong Kolaborasi Lawan Narkoba

by Redaksi
22 April 2026
0

“Modus operandi jaringan semakin kompleks, bahkan melibatkan kelompok rentan seperti perempuan dan anak-anak,” ujar Brigjen Dedy.

Banda Aceh Rayakan HUT ke-821, Undian Umroh Jadi Daya Tarik

by Redaksi
22 April 2026
0

Momentum HUT ke-821 ini, kata Illiza, harus dimaknai sebagai titik balik untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik bagi warga.

Kasus Dugaan Korupsi Beasiswa BPSDM Aceh Masuk Tahap Lanjutan

by Redaksi
22 April 2026
0

Saat ini, penyidik tengah melakukan koordinasi dengan berbagai pihak guna mengumpulkan keterangan tambahan dari saksi-saksi yang diperlukan.

Aceh Barat Jadi Tuan Rumah Rakornis Perpustakaan dan Kearsipan se-Aceh 2026

by Redaksi
22 April 2026
0

“Rakornis ini bukan sekadar agenda rutin, tetapi ruang penting untuk berbagi pengalaman dan membangun sinergi antara pemerintah kabupaten/kota dengan Pemerintah...

ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© 2026 www.baratnews.co - All right reserved

Hubungi kami: redaksi@baratnews.co

No Result
View All Result
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami

Hubungi kami: redaksi@baratnews.co