BANDA ACEH | BARATNEWS.CO – Polda Aceh menegaskan komitmennya mengedepankan pendekatan humanis dalam pengamanan peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026. Hal itu ditunjukkan melalui simulasi Sistem Pengamanan Kota (Sispamkota) yang digelar di Lapangan Mapolda Aceh, Kamis (30/4/2026).
Simulasi tersebut melibatkan ratusan personel gabungan dari Polda Aceh dan Polresta Banda Aceh, serta dipantau langsung Kapolda Aceh Irjen Pol Marzuki Ali Basyah bersama Wakapolda dan jajaran pejabat utama.
Dalam arahannya, Kapolda menekankan bahwa kehadiran aparat kepolisian pada momentum May Day bukan semata untuk pengamanan, melainkan memberikan pelayanan kepada masyarakat yang menyampaikan aspirasi.
“Kita hadir untuk melayani, bukan sekadar mengamankan. Personel harus mampu menyesuaikan diri dengan situasi di lapangan, tetap tenang, dan bertindak sesuai aturan,” ujar Marzuki.
Ia juga mengingatkan seluruh personel agar mengedepankan pendekatan persuasif, mengendalikan emosi, serta menghindari tindakan kekerasan dalam setiap penanganan aksi massa.
Dalam simulasi, diperagakan sejumlah skenario penanganan unjuk rasa, mulai dari situasi kondusif hingga potensi eskalasi. Seluruh tahapan penanganan menitikberatkan pada negosiasi, komunikasi, dan pendekatan yang mengutamakan keselamatan semua pihak.
Selain itu, Kapolda turut melakukan pengecekan sarana dan prasarana pendukung, seperti kendaraan water cannon, mobil pemadam kebakaran, sepeda motor trail, serta perlengkapan pengendalian massa lainnya untuk memastikan kesiapan operasional.
Polda Aceh memastikan seluruh personel siap mengawal jalannya May Day 2026 secara profesional dan proporsional, sekaligus menjamin kebebasan masyarakat dalam menyampaikan pendapat secara damai.
Dengan kesiapan tersebut, diharapkan peringatan Hari Buruh di Aceh dapat berlangsung aman, tertib, dan kondusif. (*)











