Baratnews.co
  • Budaya
  • Gaya Hidup
  • Home
  • BIsnis
  • Politik
  • Opini
  • Lifestyle
No Result
View All Result
Baratnews.co
Kamis, 14 Mei 2026
No Result
View All Result
Baratnews.co
Home Uncategorized

Lempar Batu ke Kapal Emas Berujung Luka, Enam Pekerja PT MGK Jadi Korban

Reza Fahmi by Reza Fahmi
6 Oktober 2025
in Uncategorized
0

Aksi protes masyarakat di lokasi PT MGK, Desa Gleng, Kecamatan Sungai Mas, Aceh Barat, Sabtu (4/10/2025). Foto: Baratnews.co/Reza

Spread the love

MEULABOH | BARATNEWS.CO – Pasca insiden penyerbuan lempar batu ke arah kapal pengeruk emas PT Megallanic Garuda Kencana (MGK) pada 4 Oktober 2025, ternyata menjatuhkan korban luka. Di kapal milik perusahaan tambang emas itu, terdapat enam orang pekerja di dalamnya.

Informasi jatuhnya korban luka dalam aksi protes warga di Desa Gleng, Kecamatan Sungai Mas, Aceh Barat, dibenarkan oleh Direktur PT MGK, Tgk Miswar. Dia mengaku, usai kejadian, mendapat kabar bahwa enam pekerja asing asal Negara Vietnam menjadi korban penyerbuan batu.

“Mereka tidak berani keluar, dan kewalahan menghadapinya. Terpaksa berdiam diri di dalam kapal, hingga satu dari enam pekerja yang berada di dalamnya mengalami luka mengalir pada bagian kaki akibat dilempar batu,” kata Tgk Miswar putra asli Aceh ini kepada wartawan di Meulaboh, Senin (6/10/2025).

Related posts

Aktivitas Truk Ancam Kesehatan Mahasiswa, DEMA STAIN Meulaboh Desak Hentikan

01/05/2026

Penimbunan LPG 3 Kg Ditangkap, Puluhan Tabung Disita

11/04/2026

Dia mengungkapkan, meski insiden lempar batu ke arah kapal emas tidak menjatuhkan korban jiwa, namun aksi protes segelintir masyarakat di lokasi perusahaan berizin PT MKG menjadi bukti adanya kepentingan oknum tertentu mencari keuntungan dan merusak investasi di Aceh.

Miswar menyayangkan insiden tersebut. Sebab, persoalan yang sebatas hanya belum terlengkapi administrasi perusahaan rekomendasi teknis (Rekomtek) dari Balai Wilayah Sungai (BWS) I Sumatera Kementerian PU, malah dipolitisir dan di bawa ke arah kekerasan.

Padahal, kata dia, untuk melengkapi administrasi, perlu adanya tahapan-tahapan dan regulasi sesuai ketentuan yang berlaku. Artinya, tidak bisa atau semudah membalikkan telapak tangan, ada aturan main.

PT MGK sendiri, jelas Miswar, memiliki izin beroperasi di atas lahan seluas 3.250 hektare yang secara aturan memiliki izin Operasi Produksi (IUP OP) sejak 2012 hingga 2032, serta mengantongi rencana kerja dan anggaran biaya (RKAB) 2025-2027.

“Kita sudah rawat pekerja yang menjadi korban ke klinik. Bayangkan kalau kita, anak dan keluarga kita di posisi mereka, bagaimana rasanya? Di dalam kapal itu bukan binatang, manusia. Walaupun mereka kafir, seharusnya kita muslim menunjukkan citra yang baik,” ujarnya. (*)

ADVERTISEMENT
Tags: baratnewsKapal Emas MGKLempar BatuPekerja AsingPT MGKTambang Emas IlegalTambang Ilegal
ADVERTISEMENT
Previous Post

Kapolda Aceh Dukung Upaya Gizi Ibu dan Lansia di Tibang

Next Post

Kapolda Temui Majelis Tuha Peut Wali Nanggroe, Bahas Penguatan Keamanan dan Kedamaian

Related posts

HIMADISTRA FISIP UTU Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Lhokseumawe

by Redaksi
14 Mei 2026
0

Diketahui, musibah kebakaran tersebut menghanguskan 77 rumah warga dan menyebabkan puluhan keluarga kehilangan tempat tinggal serta harta benda.

Syafrial Ardy Terpilih Pimpin KB PII Aceh Barat, Hasilkan Rekomendasi Strategis

by Redaksi
26 April 2026
0

“KB PII harus menjadi wadah yang tidak hanya memperkuat ukhuwah, tetapi juga mampu melahirkan gagasan dan aksi nyata bagi kemajuan...

Kemenag Perkuat Data MBG, 15,6 Juta Santri dan Siswa Jadi Prioritas

by Redaksi
23 April 2026
0

JAKARTA | BARATNEWS.CO — Kementerian Agama menegaskan komitmennya mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan memperkuat integrasi data guna memastikan...

Aceh Siap Jadi Tuan Rumah Hari Posyandu Nasional 2026, Marlina: Harus Jadi Contoh

by Redaksi
14 April 2026
0

“Meski baru dilanda bencana, kita harus menunjukkan bahwa Aceh tetap mampu bangkit dan menyukseskan event nasional ini,” kata perempuan yang...

Mualem Lantik Tiga Kepala SKPA, Tekankan Kinerja dan Serapan Anggaran

by Redaksi
11 April 2026
0

“Dengan waktu kerja yang terbatas, kinerja harus dipacu. Setiap program harus berjalan efektif dan memberikan hasil nyata,” ujar Mualem.

Next Post

Kapolda Temui Majelis Tuha Peut Wali Nanggroe, Bahas Penguatan Keamanan dan Kedamaian

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ADVERTISEMENT

Latest posts

HIMADISTRA FISIP UTU Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Lhokseumawe

by Redaksi
14 Mei 2026
0

Diketahui, musibah kebakaran tersebut menghanguskan 77 rumah warga dan menyebabkan puluhan keluarga kehilangan tempat tinggal serta harta benda.

Demo JKA Jilid III Memanas, ARA Tuding Aparat Kepolisian Lakukan Brutalitas

by Redaksi
14 Mei 2026
0

Massa aksi menuding aparat kepolisian melakukan tindakan represif dan brutal terhadap peserta demonstrasi saat upaya pembubaran massa berlangsung.

Polda Diminta Evaluasi Polres Aceh Singkil Soal Kasus Pembunuhan Nenek Sedah

by Redaksi
14 Mei 2026
0

Kasus pembunuhan yang terjadi pada 15 Maret 2025 itu kembali menjadi perhatian publik setelah belum adanya penetapan tersangka maupun penjelasan...

Kunker ke Polresta Banda Aceh, Kapolda Ingatkan Integritas Anggota Polri

by Redaksi
12 Mei 2026
0

Dalam kegiatan yang berlangsung di Meuligoe Rastra Sewakottama itu, Kapolresta Banda Aceh memaparkan kondisi kamtibmas, capaian kinerja, penegakan hukum, hingga...

Sekda Aceh Lantik Pejabat Administrator dan Pengawas

by Redaksi
12 Mei 2026
0

Gubernur menekankan bahwa pelantikan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kapasitas birokrasi agar semakin profesional, responsif, dan mampu menjawab kebutuhan...

ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© 2026 www.baratnews.co - All right reserved

Hubungi kami: redaksi@baratnews.co

No Result
View All Result
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami

Hubungi kami: redaksi@baratnews.co