MEULABOH | BARATNEWS.CO – Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Aceh Barat terus mendorong pelestarian budaya lokal di kalangan generasi muda melalui program “Dekranas Masuk Sekolah” yang digelar di SMAN 1 Kaway XVI, Jumat (8/5/2026).
Kegiatan tersebut dibuka langsung Ketua Dekranasda Aceh Barat, Ny. Afrinda Novalia, SE., MM., didampingi Wakil Ketua Dekranasda Aceh Barat, Ny. Lisa Nazmi, SE.
Dalam program itu, para pelajar diperkenalkan dengan berbagai kerajinan khas Aceh, termasuk seni sulam benang emas atau kasab yang dipaparkan langsung oleh pengrajin kasab, Cut Nina.
Ketua Dekranasda Aceh Barat, Afrinda Novalia, mengatakan generasi muda memiliki peran penting dalam menjaga sekaligus mengembangkan warisan budaya daerah agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman.
“Melalui kegiatan ini kami ingin menumbuhkan rasa bangga terhadap produk lokal serta mendorong pelajar agar lebih kreatif dan inovatif dalam mengembangkan potensi daerah,” ujar Afrinda.
Ia menilai kreativitas pelajar dapat menjadi modal besar dalam menciptakan produk kerajinan yang tidak hanya bernilai budaya, tetapi juga memiliki daya saing ekonomi di masa depan.
Selain sosialisasi dan edukasi budaya, kegiatan tersebut juga diisi dengan pengenalan produk kerajinan daerah serta sesi motivasi untuk membangun semangat kewirausahaan di kalangan siswa.
Antusiasme peserta terlihat tinggi sepanjang kegiatan berlangsung. Para siswa dan dewan guru aktif mengikuti sesi diskusi hingga praktik pengenalan kerajinan tradisional khas Aceh.
Melalui program “Dekranas Masuk Sekolah”, Dekranasda Aceh Barat berharap lahir generasi muda yang kreatif, inovatif, dan memiliki kepedulian terhadap pelestarian budaya lokal. (*)











