MEULABOH | BARATNEWS.CO — Pemerintah Kabupaten Aceh Barat memperkuat komitmen dalam peningkatan kualitas pendidikan melalui penerapan metode belajar matematika Gampang, Asyik, dan Menyenangkan (Gasing). Bupati Aceh Barat, Tarmizi, turun langsung meninjau pelatihan metode tersebut bersama Wakil Bupati Said Fadheil, Sabtu (11/4/2026).
Kunjungan itu menjadi penegasan bahwa program pelatihan tidak sekadar seremonial. Tarmizi menargetkan hasil pelatihan segera berdampak nyata di ruang kelas dalam waktu singkat.
“Dalam dua bulan ke depan, kita ingin melihat perubahan konkret. Anak-anak Aceh Barat harus bisa berhitung dengan baik,” ujar Tarmizi.
Pelatihan yang telah berlangsung sejak 6 April 2026 di Gedung BKPSDM, Kompleks Dinas Pendidikan Aceh Barat, diikuti para guru sebagai ujung tombak perubahan metode pembelajaran matematika di sekolah.
Menurut Tarmizi, tantangan terbesar dalam program ini adalah mengubah kebiasaan belajar yang selama ini belum optimal. Ia menilai pola aktivitas anak masih didominasi penggunaan gawai dan kurang diarahkan pada kegiatan yang produktif.
“Ini memang fase yang tidak mudah. Kita sedang mengubah kebiasaan, tapi ini bagian dari ikhtiar pemerintah menghadirkan pendidikan terbaik bagi generasi masa depan,” katanya.
Ia juga menyoroti pentingnya kolaborasi dengan penggagas metode Gasing, Prof. Yohanes Surya, yang dinilai membawa pendekatan baru dalam pembelajaran matematika yang lebih sederhana dan menyenangkan.
Pertemuan tersebut, lanjutnya, menjadi momentum strategis untuk mendorong Aceh Barat menjadi salah satu daerah dengan kualitas pendidikan terbaik di Aceh.
“Banyak daerah menginginkan program ini. Kita bersyukur Aceh Barat bisa lebih dulu menerapkannya,” ucap Tarmizi.
Lebih jauh, ia menekankan peran guru sebagai agen perubahan. Ilmu yang diperoleh dari pelatihan diharapkan tidak berhenti pada peserta, tetapi menyebar luas hingga menjangkau sedikitnya 280 guru di seluruh Aceh Barat.
Para guru juga diharapkan menjadi teladan, tidak hanya di sekolah, tetapi juga di lingkungan masyarakat, sehingga perubahan pola belajar turut terjadi dalam keluarga.
“Perubahan itu dimulai dari diri sendiri. Apa yang kita lakukan hari ini akan menjadi contoh bagi masyarakat,” tegasnya.
Melalui program ini, Pemerintah Kabupaten Aceh Barat optimistis dapat mencetak generasi unggul yang memiliki kemampuan berhitung yang baik serta kepercayaan diri tinggi dalam menghadapi tantangan masa depan. (*)












