ABDYA | BARATNEWS.CO – Bupati Aceh Barat Daya (Abdya), Dr Safaruddin, menitipkan pesan khusus kepada dai muda asal Aceh Barat, Tgk Habibi An Nawawi, agar terus istiqamah dalam berdakwah dan menjadi inspirasi bagi generasi muda.
Pesan tersebut disampaikan Safaruddin saat memberikan sambutan dalam kegiatan tabligh akbar yang digelar di halaman Masjid Agung Baitul Ghafur, Blangpidie, Jumat (3/4/2026), dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-24 Kabupaten Abdya.
Menurut Safaruddin, kehadiran Tgk Habibi di tengah masyarakat Abdya bukan hanya menjadi kebanggaan, tetapi juga membawa semangat baru dalam memperkuat nilai-nilai keislaman di kehidupan sehari-hari.
“Semoga Tgk Habibi terus istiqamah di jalannya, berikhtiar untuk umat, dan mampu menjadi inspirasi bagi anak-anak muda di Aceh dan Indonesia,” ujar Safaruddin.
Ia juga memberikan apresiasi atas capaian Tgk Habibi An Nawawi yang berhasil meraih juara dalam ajang Akademi Sahur Indonesia (AKSI) 2026. Prestasi tersebut dinilai sebagai pencapaian membanggakan yang mengharumkan nama Aceh di tingkat nasional.
“Ini capaian luar biasa, bukan hanya membanggakan keluarga dan daerah asal, tetapi juga membawa nama baik Aceh di kancah nasional,” katanya.
Safaruddin menilai keberhasilan tersebut tidak diraih secara instan, melainkan hasil dari kerja keras, ketekunan dalam menuntut ilmu, serta komitmen kuat dalam berdakwah.
“Ini menjadi bukti bahwa generasi muda Aceh memiliki potensi besar untuk bersaing, bahkan hingga ke tingkat internasional,” tambahnya.
Dalam kesempatan itu, Safaruddin juga menekankan bahwa tabligh akbar menjadi bagian penting dalam rangkaian peringatan HUT ke-24 Abdya. Ia menyebut momentum tersebut tidak hanya sebagai perayaan, tetapi juga sebagai sarana refleksi bersama.
“Usia 24 tahun adalah perjalanan panjang penuh dinamika, tantangan, dan capaian yang patut disyukuri. Namun, ini juga menjadi momen untuk mengevaluasi kontribusi kita dalam membangun daerah,” ujarnya.
Ia menegaskan pentingnya menjaga nilai-nilai keislaman dan kearifan lokal, serta mempersiapkan generasi masa depan yang berakhlak mulia.
Menurutnya, kegiatan tabligh akbar memiliki peran strategis, tidak hanya sebagai syiar Islam, tetapi juga sebagai sarana memperkuat keimanan, mempererat ukhuwah Islamiyah, dan membangun kesadaran kolektif masyarakat.
Sebagai daerah yang menjunjung tinggi syariat Islam, lanjut Safaruddin, Abdya memiliki tanggung jawab besar dalam mengamalkan ajaran Islam di setiap aspek kehidupan.
“Tanggung jawab ini bukan hanya milik pemerintah, tetapi juga seluruh elemen masyarakat, baik individu maupun keluarga,” tegasnya.
Ia pun berharap tausiyah yang disampaikan Tgk Habibi dapat memberikan hikmah dan pelajaran berharga bagi masyarakat, serta mampu diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.
“Mari kita dorong anak-anak kita mencintai ilmu agama, aktif dalam kegiatan keislaman, serta memiliki karakter kuat dan berakhlakul karimah. Masa depan daerah ini sangat ditentukan oleh kualitas generasi mudanya hari ini,” pungkasnya.
Sebelumnya, Tgk Habibi An Nawawi menjalani rangkaian road show dakwah di wilayah Barat Selatan Aceh pada 1 hingga 3 April 2026. Kegiatan tersebut dimulai dari kampung halamannya di Kecamatan Panton Reu, Aceh Barat pada 1 April.
Pada 2 April, ia mengisi sejumlah agenda dakwah di Universitas Teuku Umar, Pondok Pesantren Ruhul Qur’ani, serta Masjid Agung Baitul Makmur Meulaboh.
Memasuki 3 April, perjalanan dakwah berlanjut ke Kabupaten Nagan Raya sebagai titik awal kunjungan di wilayah Barat Selatan Aceh, sebelum kemudian menuju Masjid Agung Baitul Ghafur di Aceh Barat Daya.
Selanjutnya, Tgk Habibi juga dijadwalkan melanjutkan agenda dakwah ke Masjid Jami Blangkejeren, Labuhan Haji Barat, Aceh Selatan.
Rangkaian road show tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas syiar Islam sekaligus mempererat hubungan antara ulama dan masyarakat di kawasan Barat Selatan Aceh. (*)













