Baratnews.co
  • Home
  • News
  • Nasional
  • BIsnis
  • Politik
  • Opini
  • Budaya
  • Lifestyle
  • Gaya Hidup
No Result
View All Result
Baratnews.co
Kamis, 12 Februari 2026
No Result
View All Result
Baratnews.co
Home Ragam

Jejak Para Perintis Sumpah Pemuda 1928

Redaksi by Redaksi
27 Oktober 2025
in Ragam
0

Para tokoh-tokoh visioner yang menjadi awal terbentuknya Sumpah Pemuda. Foto: Dok. Arsip Nasional RI

Spread the love

BARATNEWS.CO – Sumpah Pemuda tidak lahir begitu saja, melainkan melalui peran tokoh-tokoh muda visioner yang datang dari berbagai latar belakang. Mereka bersatu dalam cita-cita yang sama, mewujudkan kemerdekaan dan persatuan bangsa Indonesia.

Kongres Pemuda I dan II menjadi titik penting yang mempertemukan para pemuda dari seluruh Nusantara. Dari forum inilah lahir semangat “satu nusa, satu bangsa, satu bahasa” yang kemudian menjadi fondasi lahirnya Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 1928.

Related posts

Meulaboh Menyala di Malam Pekan Budaya

12/10/2025

Dari Piasan Raya ke PKAB, Bupati Tarmizi Hidupkan Kembali Napas Budaya Aceh Barat

12/10/2025

Para tokoh ini bukan hanya pelaku sejarah, tetapi juga penggagas ide besar tentang kebangsaan. Melalui kerja keras dan tekad mereka, semangat persatuan tumbuh dan menjadi dasar perjuangan menuju kemerdekaan Indonesia.

Berikut para tokoh penting yang tercatat dalam sejarah sebagai pencetus lahirnya gerakan Sumpah Pemuda, sebagaimana dihimpun dari Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI):

  1. Soegondo Djojopoespito
    Lahir pada 22 Februari 1905 di Tuban, Jawa Timur. Ia menjabat sebagai Ketua Kongres Pemuda II dengan sikap tegas dan berwibawa.
  2. R. M. Djoko Marsaid
    Aktivis muda dari Jong Java yang menjabat Wakil Ketua Kongres Pemuda II dan aktif menyuarakan semangat kebangsaan.
  3. Mohammad Yamin
    Lahir pada 24 Agustus 1903 di Talawi, Sawahlunto, Sumatera Barat. Ia perumus teks Sumpah Pemuda dan pengusul Bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan.
  4. Amir Syarifuddin Harahap
    Lahir pada 27 April 1907 di Medan, Sumatera Utara. Ia menjabat Bendahara Kongres Pemuda II dan dikenal sebagai pemimpin muda berpikiran maju.
  5. Johan Mohammad Cai
    Pemuda keturunan Tionghoa yang menjadi Pembantu I Kongres Pemuda II, mencerminkan semangat inklusif dan persaudaraan lintas etnis.
  6. R. Katja Soengkana
    Lahir pada 24 Oktober 1908 di Pamekasan, Madura. Ia menjadi Pembantu II Kongres Pemuda II dan mewakili organisasi Pemoeda Indonesia.
  7. Rumondor Cornelis Lefrand Senduk
    Lahir pada 1904 di Tataaran, Sulawesi Utara. Ia anggota Jong Celebes yang menjabat Pembantu III dan dikenal berjiwa nasionalis kuat.
  8. Johannes Leimena
    Lahir pada 6 Maret 1905 di Ambon, Maluku. Ia Pembantu IV Kongres Pemuda II dan dikenal sebagai dokter muda berpikiran demokratis.
  9. Mohammad Rochjani Su’ud
    Lahir pada 1 November 1906 di Jakarta. Ia Ketua Pemoeda Betawi sekaligus Pembantu V Kongres Pemuda II yang memperkuat peran pemuda lokal.
  10. Soenario Sastrowardoyo
    Lahir pada 28 Agustus 1902 di Madiun, Jawa Timur. Ia menjadi penasihat kongres dan menegaskan pentingnya nasionalisme serta semangat demokrasi.
  11. Sarmidi Mangoensarkoro
    Lahir pada 23 Mei 1904 di Surakarta, Jawa Tengah. Ia aktivis pendidikan yang memperjuangkan akses belajar bagi rakyat dalam Kongres Pemuda I dan II.
  12. Wage Rudolf Soepratman
    Lahir pada 19 Maret 1903 di Purworejo, Jawa Tengah. Ia pencipta lagu “Indonesia Raya” yang pertama kali dimainkan di Kongres Pemuda II.
  13. Theodora Athia Salim (Dolly Salim)
    Lahir pada 26 Juli 1913 di Bukittinggi, Sumatera Barat. Ia melantunkan lagu “Indonesia Raya” pertama kali dan menjadi simbol peran perempuan dalam sejarah bangsa.

Semangat para tokoh muda ini menunjukkan bahwa persatuan lahir dari keberagaman. Warisan perjuangan mereka menjadi inspirasi bagi generasi penerus untuk terus menjaga keutuhan dan martabat Indonesia. (*)

Tags: baratnews.coPeringatan Hari Sumpah PemudaPerintis Sumpah Pemuda
Previous Post

Hotline 24 Jam, Bareskrim Libatkan Publik Perangi Narkoba

Next Post

Di KTT APT, Prabowo Tekankan Kolaborasi dan Stabilitas Kawasan

Next Post

Di KTT APT, Prabowo Tekankan Kolaborasi dan Stabilitas Kawasan

Discussion about this post

ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Adat Jeulame Aceh Diselaraskan dengan Syariat Agar Tak Menyimpang

by Redaksi
10 November 2025
0

Said menjelaskan, praktik pemberian mahar di Aceh sering kali menjadi ajang pembuktian kemampuan finansial, sehingga justru menambah beban bagi calon...

Setelah 15 Tahun, Soeharto Akhirnya Dianugerahi Gelar Pahlawan Nasional

by Redaksi
10 November 2025
0

Tahun 2025 menjadi kali ketiga usulan kembali dibahas, hingga akhirnya diputuskan untuk ditetapkan sebagai penerima gelar pahlawan nasional. Dengan demikian,...

Hujan Deras Picu Longsor di Panjupian, Polisi dan BPBD Gerak Cepat Tangani

by Redaksi
10 November 2025
0

Material longsor berupa tanah dan batang pohon menutup sebagian badan jalan sehingga arus lalu lintas di jalur utama antar kabupaten...

Wagub Aceh Ziarahi Makam Pahlawan di Peuniti

by Redaksi
10 November 2025
0

Upacara dimulai sejak pagi, diikuti barisan pasukan gabungan Polda Aceh, Kodam Iskandar Muda, Aparatur Sipil Negara (ASN), personel Satpol PP,...

ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Kategori

  • Bisnis
  • Budaya
  • Business
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Foto News
  • Gaya Hidup
  • Hukum
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Lifestyle
  • Nasional
  • National
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Pertanian
  • Politik
  • Ragam
  • Sejarah
  • Sports
  • Teknologi
  • Travel
  • Uncategorized
  • Wisata
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© 2025 www.baratnews.co - All right reserved

Hubungi kami: redaksi@baratnews.co

No Result
View All Result
  • News
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • BIsnis
  • Budaya
  • Olah Raga
  • Gaya Hidup
  • National
  • Travel
  • Opini
    • Bupati Tarmizi Tegaskan Audit CSR PT Mifa Bukan Niat Cari Kesalahan
      • Forbina: Dirut PEMA Tak Paham Bisnis, Saatnya Dievaluasi!

Hubungi kami: redaksi@baratnews.co