“Posisi kami jelas, partisipasi Indonesia diarahkan untuk mendorong perdamaian yang adil dan abadi, sekaligus memastikan setiap mekanisme berjalan selaras dengan upaya PBB,” ujar Sugiono.
BARATNEWS.CO – Menteri Luar Negeri RI, Sugiono, menegaskan kembali komitmen Indonesia terhadap penyelesaian konflik Palestina melalui Solusi Dua Negara saat bertemu Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa, Antonio Guterres, di Markas Besar PBB, New York, Minggu (16/2/2026).
Dalam pertemuan bilateral tersebut, Sugiono menekankan bahwa keterlibatan Indonesia dalam berbagai inisiatif perdamaian, termasuk forum Board of Peace, sepenuhnya berlandaskan Piagam PBB, visi Solusi Dua Negara, serta Resolusi Dewan Keamanan PBB 2803 (2025).
“Posisi kami jelas, partisipasi Indonesia diarahkan untuk mendorong perdamaian yang adil dan abadi, sekaligus memastikan setiap mekanisme berjalan selaras dengan upaya PBB,” ujar Sugiono.
Ia juga menyampaikan rencana kehadirannya dalam Sidang Dewan Keamanan PBB pada 18 Februari 2026 yang akan membahas situasi di Timur Tengah, khususnya perkembangan di Palestina.
Selain itu, Presiden RI Prabowo Subianto dijadwalkan menghadiri pertemuan Board of Peace di Washington D.C. pada 19 Februari 2026 bersama sejumlah pemimpin dunia.
Menanggapi hal tersebut, Guterres mengapresiasi konsistensi Indonesia dalam mendukung penyelesaian damai isu Palestina. Ia juga menyampaikan keprihatinan mendalam atas situasi di Tepi Barat yang dinilai melanggar hukum internasional dan resolusi PBB.
Menurut Guterres, negara-negara Muslim, termasuk Indonesia sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia, memiliki peran penting dalam mendorong upaya konstruktif melalui berbagai forum perdamaian internasional.
Selain isu Palestina, kedua pihak turut bertukar pandangan mengenai dinamika keamanan global dan pembangunan internasional di tengah situasi geopolitik yang semakin kompleks.
Sekjen PBB menilai Indonesia sebagai mitra strategis dalam penguatan sistem multilateral dan penjaga stabilitas kawasan.
Menutup pertemuan, Sugiono menegaskan kembali keyakinan Indonesia bahwa multilateralisme tetap menjadi pilar utama dalam menjaga perdamaian dunia dan menegakkan hukum internasional.
Indonesia, kata dia, akan terus memanfaatkan berbagai platform diplomasi global untuk memperjuangkan solusi yang adil dan berkelanjutan bagi rakyat Palestina. (*)








Discussion about this post