MEULABOH | BARATNEWS.CO – Kepolisian Resor Aceh Barat mengungkap kasus pembunuhan terhadap Khairuddin (65) yang terjadi pada 29 Juli lalu di Lorong Kuini, Desa Ujong Baroh, Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat. Pelaku berinisial M (35) memiliki motif dendam karena gaji renovasi rumah tak dibayar penuh oleh korban.
“Korban dengan pelaku memiliki hubungan pekerjaan, yang sebelumnya sudah berkenalan di Banda Aceh. Jadi karena pelaku adalah seorang tukang pasang keramik, maka diajak kerja merenovasi rumah korban,” ungkap Kapolres Aceh Barat AKBP Yhogi Hadisetiawan, Jumat (8/8/2025).
Kapolres Yhogi menjelaskan, ajakan renovasi rumah oleh korban ke pelaku mulai berjalan. Namun renovasi dilakukan pelaku tidak berjalan dengan lancar, sehingga menimbulkan gejolak baru permasalahan antara pelaku terhadap korban.
Faktor ketidaklancaran proses renovasi rumah tersebut menjadi alasan bagi korban untuk menyetop sementara pembayaran gaji sekitar Rp800 ribu. Pelaku tak terima dan keberatan, lantaran pekerjaan renovasi rumah dilakukannya dianggap sudah lancar.
“Menurut keterangan pelaku M, renovasi rumah milik korban dijanjikan Rp160 ribu per hari. Dan gaji yang harus dibayarkan sebanyak Rp800 ribu, tapi karena pekerjaan pelaku tidak lancar, jadi gaji pelaku gagal untuk dibayar oleh korban,” jelas Kapolres Yhogi.
Tak tahan atas sikap dari korban menahan gaji pelaku, dendam menjadi kesumat. Perselisihan terjadi antar keduanya, pelaku diam-diam menikam korban secara brutal menggunakan linggis pada tubuh korban.
Tragisnya lagi, korban tak hanya mengalami aksi brutal. Handphone milik korban dirampas, bahkan mobil Toyota Rush berkilir silver dibawa kabur pelaku melalui jalur lintasan Barat Selatan Aceh menuju ke Sumatra Utara.
Insiden berdarah itu diketahui terjadi pada pukul 05.30 WIB, Selasa (29/7), saat korban hendak berangkat ke Banda Aceh. Pada detik-detik ini, niat buruk pelaku menjadi raksasa memakan korban habis-habisan hingga ditemukan tewas. (*)
Discussion about this post