Baratnews.co
  • Budaya
  • Gaya Hidup
  • Home
  • BIsnis
  • Politik
  • Opini
  • Lifestyle
No Result
View All Result
Baratnews.co
Senin, 25 Mei 2026
No Result
View All Result
Baratnews.co
Home Edukasi

Nezar: Generasi Muda Jangan Jadi Korban Algoritma Medsos

Redaksi by Redaksi
24 Mei 2026
in Edukasi
0

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria, menyampaikan keynote speech pada peringatan Hari Bangkit PII ke-79 di Puspa Komdigi. Foto: PII for Baratnews

Spread the love

JAKARTA | BARATNEWS.CO – Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi), Nezar Patria, mengingatkan generasi muda Indonesia agar waspada terhadap ancaman baru di era digital berupa “penjajahan algoritma” yang dinilai dapat memengaruhi pola pikir, perilaku, hingga cara masyarakat memahami informasi.

Pernyataan tersebut disampaikan Nezar saat memberikan keynote speech pada peringatan Hari Bangkit Pelajar Islam Indonesia (PII) ke-79 di Pusat Pengembangan Aparatur Komunikasi dan Digital (Puspa Komdigi), Jakarta Barat, Sabtu (24/5/2026).

Menurut Nezar, kehidupan masyarakat saat ini semakin bergantung pada platform digital dan media sosial yang dikendalikan algoritma. Kondisi tersebut, kata dia, membuat publik kerap terjebak dalam filter bubble dan echo chamber sehingga sulit membedakan fakta, opini, maupun manipulasi informasi.

Related posts

Syafrial Ardy Terpilih Pimpin KB PII Aceh Barat, Hasilkan Rekomendasi Strategis

26/04/2026

Lewat Kecerdasan AI Kemkomdigi Rancang Peta Jalan, Regulasinya Bakal Ditetapkan di Perpres

17/07/2025

“Sekarang orang lebih mudah percaya sentimen dibanding fakta. Kalau suka langsung dipercaya, kalau tidak suka langsung ditolak. Ini yang berbahaya,” ujar Nezar.

Ia menilai fenomena tersebut berpotensi memperkuat polarisasi sosial, memperluas penyebaran misinformasi dan disinformasi, serta melemahkan kemampuan berpikir kritis masyarakat, khususnya generasi muda.

Nezar juga menyinggung laporan World Economic Forum yang menempatkan misinformasi dan disinformasi sebagai salah satu risiko global terbesar pada 2026, bahkan melampaui sejumlah ancaman geopolitik dunia.

Selain itu, ia menyoroti pesatnya perkembangan teknologi artificial intelligence (AI), mulai dari generative AI, agentic AI, hingga physical AI berbasis robotika. Menurutnya, persaingan global saat ini tidak lagi hanya soal sumber daya alam, melainkan penguasaan data, semikonduktor, komputasi, dan talenta digital.

“Hari ini perang yang paling penting adalah perang chip AI dan penguasaan teknologi. Kalau Indonesia hanya menjadi pengguna teknologi, bonus demografi kita akan hilang tanpa dampak besar,” katanya.

Nezar menyebut Indonesia sebenarnya memiliki modal besar berupa bonus demografi dan kekayaan mineral strategis yang dibutuhkan industri teknologi dunia. Namun, keunggulan tersebut dinilai tidak akan berarti tanpa sumber daya manusia yang mampu menguasai sains dan teknologi.

Karena itu, ia mendorong generasi muda memperkuat kemampuan science, technology, engineering, and mathematics (STEM) serta meningkatkan literasi digital agar tidak mudah terjebak dalam manipulasi algoritma.

“Kita harus menjadi pemain dalam industri digital global, bukan hanya pasar dan konsumen teknologi,” tegasnya.

Ia juga mengajak organisasi kepemudaan dan pelajar ikut berperan menjaga ruang digital Indonesia tetap sehat, kritis, dan produktif demi masa depan bangsa. (*)

Tags: Algoritma MedsosHaring Bangkit PIIPIIWamenkodigi Nezar
Previous Post

Pemerintah Aceh dan ASDP Buka Jalur Penyeberangan Jakarta–Malahayati

Next Post

Kerugian Kebakaran USK Ditaksir Rp20 Miliar, 15 Saksi Diintrogasi

Related posts

BPJS Kesehatan Aktif? Ini Cara Mengeceknya

by Redaksi
25 Februari 2026
0

Cara cek status BPJS Kesehatan aktif atau tidak kini bisa dilakukan secara online tanpa harus datang ke kantor cabang. Peserta...

Teladan Rasulullah dalam Mendidik Anak

by Redaksi
21 Februari 2026
0

Anak adalah amanah sekaligus karunia terindah dalam kehidupan rumah tangga. Dalam Islam, mendidik anak bukan sekadar kewajiban sosial, melainkan tanggung...

Next Post

Kerugian Kebakaran USK Ditaksir Rp20 Miliar, 15 Saksi Diintrogasi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Latest posts

Seluruh Jemaah Haji Indonesia Tiba di Arab Saudi, Kemenhaj Fokus Persiapan Armuzna

by Redaksi
25 Mei 2026
0

Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) memastikan seluruh proses keberangkatan jemaah haji Indonesia dari Tanah Air telah selesai. Saat ini, seluruh...

Kerugian Kebakaran USK Ditaksir Rp20 Miliar, 15 Saksi Diintrogasi

by Redaksi
24 Mei 2026
0

Kasatreskrim Polresta Banda Aceh, Kompol Miftahuda Dizha Fezuono, mengatakan dari total saksi yang diperiksa, 13 di antaranya merupakan mahasiswa, sementara...

Nezar: Generasi Muda Jangan Jadi Korban Algoritma Medsos

by Redaksi
24 Mei 2026
0

“Sekarang orang lebih mudah percaya sentimen dibanding fakta. Kalau suka langsung dipercaya, kalau tidak suka langsung ditolak. Ini yang berbahaya,”...

Pemerintah Aceh dan ASDP Buka Jalur Penyeberangan Jakarta–Malahayati

by Redaksi
23 Mei 2026
0

“Selama ini distribusi barang dari Pulau Jawa menuju Aceh masih sangat bergantung pada jalur darat lintas Sumatera yang membutuhkan waktu...

PWI Aceh dan IJTI Bimbing Siswa Kelola Media Sekolah

by Redaksi
23 Mei 2026
0

Kegiatan yang berlangsung di lingkungan sekolah tersebut diikuti sekitar 30 siswa dan menghadirkan pemateri dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Aceh...

ADVERTISEMENT
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© 2026 www.baratnews.co - All right reserved

Hubungi kami: redaksi@baratnews.co

No Result
View All Result
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami

Hubungi kami: redaksi@baratnews.co