MEULABOH | BARATNEWS.CO – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Aceh menggelar sosialisasi pencegahan penyalahgunaan narkotika kepada ratusan santri di Dayah Ruhul Qurani, Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat.
Kegiatan yang berlangsung pada Jumat (3/4/2026) itu diikuti sekitar 800 santri dan 130 tenaga pengajar, serta dihadiri Bupati Aceh Barat Tarmizi, Wakil Bupati Said Fadheil, jajaran pemerintah daerah, dan Kantor Kementerian Agama setempat.
Kepala BNNP Aceh, Brigjen Pol Dr Dedy Tabrani, dalam arahannya menegaskan bahwa santri memiliki peran strategis sebagai agen perubahan (agent of change) dalam menyebarkan nilai hidup sehat dan menjauhi narkoba di tengah masyarakat.
“Santri diharapkan menjadi garda terdepan dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika, baik di lingkungan pendidikan maupun di masyarakat luas,” ujar Brigjen Dedy.
Program yang dikemas dalam kegiatan ANANDA Bersinar tersebut merupakan bagian dari upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di lingkungan pendidikan berbasis keagamaan.
Menurutnya, penguatan peran dayah sangat penting sebagai benteng moral dalam melindungi generasi muda dari ancaman narkoba yang kian kompleks.
Selain memberikan pemahaman tentang bahaya narkotika, BNNP Aceh juga menekankan pentingnya pembentukan karakter bagi para santri sebagai bekal menghadapi tantangan masa depan.
Nilai-nilai seperti amanah, disiplin, keberanian, integritas, dan loyalitas disebut menjadi fondasi utama dalam membangun generasi yang tangguh dan berakhlak.
Para santri juga diingatkan untuk selektif dalam memilih lingkungan pergaulan, serta menjauhi aktivitas yang berpotensi menjerumuskan pada penyalahgunaan narkoba.
Melalui kegiatan ini, diharapkan santri tidak hanya mampu menjaga diri, tetapi juga menjadi penyampai pesan positif di lingkungan sekitarnya, sekaligus mendukung upaya nasional dalam mewujudkan Indonesia yang bebas dari narkoba. (*)











