MEULABOH | BARATNEWS.CO – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Tahun Anggaran 2026 yang dilaksanakan oleh Kodim 0105/Aceh Barat resmi ditutup di Desa Lueng Jawa, Kecamatan Woyla, Kabupaten Aceh Barat, Rabu (11/3/2026).
Penutupan program pembangunan terpadu lintas sektor tersebut dipimpin oleh Dwi Sasongko selaku Kasdam Kodam Iskandar Muda. Kegiatan itu juga dihadiri Bupati Aceh Barat Tarmizi bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta masyarakat setempat.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Tarmizi menyampaikan apresiasi kepada jajaran TNI yang telah melaksanakan program pembangunan melalui TMMD sehingga hasilnya dapat langsung dirasakan oleh masyarakat desa.
“Pertama-tama kita bersyukur kepada Allah SWT atas kelancaran pelaksanaan TMMD hingga selesai hari ini. Terima kasih kepada TNI yang telah bekerja keras membangun desa dan membantu masyarakat,” ujar Tarmizi.
Ia menilai salah satu hasil pembangunan yang paling dirasakan masyarakat adalah pembukaan akses jalan menuju kawasan Kuala Bhee. Infrastruktur tersebut diharapkan mampu mempermudah mobilitas warga menuju pasar maupun pusat aktivitas ekonomi.
Menurutnya, pembangunan jalan tersebut sudah lama menjadi harapan masyarakat setempat, termasuk tokoh ulama Aceh Barat almarhum Abu Ibrahim Woyla. Untuk mengenang jasa dan harapannya, ruas jalan tersebut kemudian dinamai Jalan Abu Ibrahim Woyla.
“Jalan ini sudah lama diharapkan masyarakat. Bahkan almarhum Abu Ibrahim Woyla pernah berharap agar akses ini dapat dibangun. Karena itu kami menamainya Jalan Abu Ibrahim Woyla sebagai bentuk penghormatan,” kata Tarmizi.
Melalui program TMMD ke-127 ini, Satgas TNI berhasil menuntaskan berbagai sasaran pembangunan fisik yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, di antaranya peningkatan badan jalan, pembangunan talut penahan timbunan, rehabilitasi gorong-gorong, pembangunan wingwall, hingga pemasangan cerucuk bambu untuk memperkuat konstruksi jalan.
Selain itu, sejumlah program nonfisik dan kegiatan sosial juga dilaksanakan selama TMMD berlangsung, seperti rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH), pembangunan sumur bor, fasilitas MCK, program ketahanan pangan, penghijauan lingkungan, serta kegiatan karya bakti membersihkan tempat ibadah.
Tarmizi berharap berbagai hasil pembangunan yang telah dilakukan melalui program TMMD dapat dijaga dan dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan sekaligus memperkuat konektivitas antarwilayah di Kabupaten Aceh Barat. (*)








Discussion about this post