MEULABOH | BARATNEWS.CO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Barat menggelar silaturahmi dan buka puasa bersama jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta sejumlah unsur masyarakat di Pendopo Bupati, Desa Suak Indrapuri, Kecamatan Johan Pahlawan, Minggu (22/2/2026).
Dalam suasana Ramadhan yang hangat, Bupati Aceh Barat, Tarmizi, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya menjadi momentum mempererat hubungan antar unsur pemerintahan, tetapi juga ruang diskusi ringan mengenai arah pembangunan daerah.
Menurutnya, kegiatan serupa akan terus dilaksanakan secara bergiliran sepanjang bulan suci, melibatkan berbagai elemen masyarakat. Mulai dari pimpinan dayah, organisasi kemasyarakatan Islam, tokoh masyarakat gampong, hingga anak yatim di Kecamatan Johan Pahlawan.
“Insyaallah kegiatan silaturahmi dan buka puasa bersama ini akan kita lakukan setiap hari dengan unsur yang berbeda, agar kebersamaan dan komunikasi tetap terjalin,” ujar Tarmizi.
Ia menilai, forum informal seperti itu penting untuk menyerap aspirasi sekaligus membahas perkembangan Aceh Barat ke depan, termasuk dinamika ekonomi masyarakat selama Ramadhan.
Tarmizi mengungkapkan, pada Ramadhan 2026 terjadi peningkatan signifikan jumlah pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang berjualan. Bahkan, jumlahnya disebut meningkat hingga dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya.
Lonjakan aktivitas ekonomi tersebut berdampak pada kepadatan lalu lintas di sejumlah titik. Ia mencontohkan perjalanan dari kawasan Seneubok menuju Pendopo Bupati yang biasanya relatif lancar, kini dapat memakan waktu hingga 30 menit akibat ramainya pedagang dan pengunjung.
“Kita melihat geliat ekonomi masyarakat cukup tinggi. Ini pertanda baik, semoga membawa keberkahan bagi para pelaku UMKM,” katanya.
Bupati juga mendoakan agar para pedagang yang memanfaatkan momentum Ramadhan dapat memperoleh rezeki yang melimpah untuk memenuhi kebutuhan keluarga.
Menutup sambutannya, Tarmizi mengajak seluruh masyarakat menjaga kualitas ibadah selama bulan suci. Ia mengingatkan bahwa puasa tidak hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menjaga hati, pikiran, dan seluruh pancaindra.
“Semoga kita bisa mencapai derajat puasa orang-orang saleh, yang tidak hanya menahan diri dari yang membatalkan, tetapi juga menjaga hati dan perilaku,” ucapnya. (*)





Discussion about this post