Baratnews.co
  • Home
  • News
  • Nasional
  • BIsnis
  • Politik
  • Opini
  • Budaya
  • Lifestyle
  • Gaya Hidup
No Result
View All Result
Baratnews.co
Sabtu, 21 Februari 2026
No Result
View All Result
Baratnews.co
Home News

Lubang Raksasa di Ketol Aceh Tengah Disebut Longsoran, Bukan Sinkhole

Redaksi by Redaksi
21 Februari 2026
in News
0
Spread the love

Faktor gempa bumi, menurut Adrin, diduga berperan mempercepat longsoran tersebut. Gempa berkekuatan 6,2 magnitudo yang mengguncang Aceh Tengah pada 2013 diperkirakan memperlemah struktur lereng dan memicu ketidakstabilan yang semakin besar.

JAKARTA | BARATNEWS.CO – Lubang tanah raksasa di Kecamatan Ketol, Aceh Tengah, Aceh, terus meluas hingga mencapai luas 27 ribu meter persegi. Badan Riset dan Inovasi Nasional Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menilai lubang tersebut hasil longsoran tanah bukan sinkhole.

Kepala Pusat Riset Kebencanaan Geologi BRIN Adrin Tohari mengatakan kawasan Ketol tidak terdiri atas batu gamping, yang biasanya memicu terjadinya sinkhole, melainkan oleh material tufa hasil aktivitas Gunung Geurendong yang sudah tidak aktif. Tufa ini, lanjut Adrin, merupakan lapisan muda yang belum terpadatkan dengan baik, sehingga mudah runtuh.

Related posts

Kemenag Tegaskan Zakat Tak Boleh untuk MBG, Tetap untuk Delapan Asnaf

21/02/2026

Kemenag Salurkan Dua Ton Kurma dan Seribu Mushaf ke IKN

20/02/2026

“Yang terjadi di Aceh Tengah itu sebenarnya fenomena longsoran, bukan sinkhole. Lapisan tufanya tidak padat dan kekuatannya rendah, sehingga mudah sekali tergerus dan runtuh,” jelas Adrin dalam keterangannya, Sabtu (21/2/2026).

Berdasarkan citra satelit Google Earth sejak 2010, kawasan Ketol sudah menunjukkan adanya lembah kecil yang semakin melebar seiring waktu karena proses erosi dan longsoran. Adrin menilai proses itu terus berlangsung, dan mengakibatkan lembah semakin melebar dan memanjang hingga membentuk lubang besar.

Dugaan Faktor Pendukung Lubang Semakin Besar

Faktor gempa bumi, menurut Adrin, diduga berperan mempercepat longsoran tersebut. Gempa berkekuatan 6,2 magnitudo yang mengguncang Aceh Tengah pada 2013 diperkirakan memperlemah struktur lereng dan memicu ketidakstabilan yang semakin besar.

Selain gempa, kata Adrin, hujan lebat juga menjadi pemicu utama. Batuan tufa yang rapuh mudah jenuh air, menyebabkan lapisan tanah kehilangan daya ikat dan akhirnya runtuh.

Selain faktor gempa dan hujan, saluran irigasi perkebunan yang terbuka turut mempercepat proses longsor. Air yang meresap ke dalam tanah meningkatkan kelembaban lapisan tufa, menjadikannya lebih rentan terhadap keruntuhan.

“Jika saluran irigasi terbuka dan air terus masuk ke dalam tanah, lapisan yang sudah rapuh itu menjadi semakin tidak stabil,” ujarnya.

Adrin mengungkapkan hipotesis adanya aliran air tanah yang menggerus batas antara lapisan tufa yang rapuh dan batuan lebih padat di bawahnya. Hal ini, kata Adrin, menyebabkan bagian atas tebing kehilangan penyangga dan runtuh secara bertahap.

Menurutnya, fenomena lubang besar ini tak terjadi secara tiba-tiba. Namun, merupakan proses yang berlangsung puluhan hingga ratusan tahun.

Fenomena Lubang Besar Serupa

Kondisi serupa dapat ditemukan di wilayah lain yang memiliki karakter geologi batuan gunung api muda. Adrin mencontohkan Ngarai Sianok di Sumatera Barat yang terbentuk melalui proses geologi panjang terkait dengan aktivitas tektonik Sesar Besar Sumatera dengan karakter batuan serupa.

BRIN belum melakukan penelitian lapangan langsung untuk memastikan lebih lanjut penyebab fenomena tersebut. Namun BRIN telah melakukan analisis berdasarkan citra satelit dan data publik.

“Kami masih sebatas menganalisis berdasarkan data citra dan informasi publik. Untuk memastikan penyebab secara detail diperlukan penelitian komprehensif,” jelasnya.

Lebih lanjut, Adrin mengusulkan agar peta kerentanan gerakan tanah diperbarui setelah kejadian ini. Dia juga mengingatkan masyarakat untuk waspada terhadap tanda-tanda awal seperti munculnya retakan tanah atau amblesan kecil di area sekitar.

“Peta kerentanan gerakan tanah sebenarnya sudah ada, tetapi perlu diperbarui setelah kejadian ini agar lebih akurat dan operasional. Yang terpenting sekarang adalah memahami prosesnya dan segera melakukan langkah mitigasi agar risiko korban jiwa dapat dihindari,” imbuhnya. (*)

Source: Detik.com
Tags: Aceh TengahKetolLubang RaksasaSinkhole
Previous Post

Gercep Subuh Razia Balap Liar, Polantas Aceh Barat Tilang 5 Pengendara

Discussion about this post

ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Lubang Raksasa di Ketol Aceh Tengah Disebut Longsoran, Bukan Sinkhole

by Redaksi
21 Februari 2026
0

Faktor gempa bumi, menurut Adrin, diduga berperan mempercepat longsoran tersebut. Gempa berkekuatan 6,2 magnitudo yang mengguncang Aceh Tengah pada 2013...

Gercep Subuh Razia Balap Liar, Polantas Aceh Barat Tilang 5 Pengendara

by Redaksi
21 Februari 2026
0

Dalam operasi tersebut, petugas menjatuhkan sanksi tilang kepada lima pelanggar dan memberikan teguran kepada 20 pengendara lainnya. Seluruh pelanggar didata...

Teladan Rasulullah dalam Mendidik Anak

by Redaksi
21 Februari 2026
0

Anak adalah amanah sekaligus karunia terindah dalam kehidupan rumah tangga. Dalam Islam, mendidik anak bukan sekadar kewajiban sosial, melainkan tanggung...

Kemenag Tegaskan Zakat Tak Boleh untuk MBG, Tetap untuk Delapan Asnaf

by Redaksi
21 Februari 2026
0

“Tidak ada kebijakan zakat untuk MBG. Kami pastikan penyaluran zakat dilakukan sesuai syariat dan peraturan perundang-undangan. Zakat diperuntukkan bagi delapan...

ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Kategori

  • Bisnis
  • Budaya
  • Business
  • Daerah
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Foto News
  • Gaya Hidup
  • Hukum
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Lifestyle
  • Nasional
  • National
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Pertanian
  • Politik
  • Ragam
  • Sejarah
  • Sports
  • Teknologi
  • Travel
  • Uncategorized
  • Wisata
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© 2025 www.baratnews.co - All right reserved

Hubungi kami: redaksi@baratnews.co

No Result
View All Result
  • News
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • BIsnis
  • Budaya
  • Olah Raga
  • Gaya Hidup
  • National
  • Travel
  • Opini
    • Bupati Tarmizi Tegaskan Audit CSR PT Mifa Bukan Niat Cari Kesalahan
      • Forbina: Dirut PEMA Tak Paham Bisnis, Saatnya Dievaluasi!

Hubungi kami: redaksi@baratnews.co