Baratnews.co
  • Budaya
  • Gaya Hidup
  • Home
  • BIsnis
  • Politik
  • Opini
  • Lifestyle
No Result
View All Result
Baratnews.co
Kamis, 9 April 2026
No Result
View All Result
Baratnews.co
Home Uncategorized

Mendagri Bilang 29 Desa di Sumatra Hilang Tersapu Bencana, Aceh Terparah

Redaksi by Redaksi
19 Februari 2026
in Uncategorized
0

Rapat Koordinasi Satgas Pemulihan Pascabencana Sumatra. Foto: Tangkap layar vidio TV Parlemen

Spread the love

Dari total 29 desa yang hilang, 21 desa berada di Aceh—tersebar di Aceh Tamiang, Nagan Raya, Aceh Tengah, dan Gayo Lues—serta 8 desa di Sumatra Utara, terutama di Tapanuli Selatan dan Tapanuli Tengah. Sementara di Sumatra Barat tidak tercatat adanya desa yang hilang.

JAKARTA | BARATNEWS.CO — Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengungkapkan sebanyak 29 desa di Sumatra hilang akibat bencana longsor dan banjir bandang yang melanda Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Pemerintah kini mempercepat rehabilitasi dan rekonstruksi guna memulihkan wilayah terdampak.

Data tersebut disampaikan Tito dalam Rapat Koordinasi Satgas Pemulihan Pascabencana Sumatra bersama pimpinan DPR RI di Jakarta, Rabu (18/2/2026). Menurutnya, bencana tidak hanya menimbulkan korban jiwa dan kerusakan infrastruktur, tetapi juga berdampak pada hilangnya satuan administrasi desa.

Dari total 29 desa yang hilang, 21 desa berada di Aceh—tersebar di Aceh Tamiang, Nagan Raya, Aceh Tengah, dan Gayo Lues—serta 8 desa di Sumatra Utara, terutama di Tapanuli Selatan dan Tapanuli Tengah. Sementara di Sumatra Barat tidak tercatat adanya desa yang hilang.

Related posts

BPOM Temukan 24 Obat Herbal Mengandung Bahan Kimia, Masyarakat Diminta Waspada

08/04/2026

Di Masjid Agung Meulaboh Tabligh Akbar Tgk Habibi Berubah Jadi Lautan Manusia

03/04/2026

“Hilangnya desa menjadi persoalan serius karena menyangkut relokasi penduduk dan penataan ulang administrasi wilayah,” ujar Tito.

Secara keseluruhan, bencana di tiga provinsi tersebut menyebabkan 1.205 orang meninggal dunia dan 139 orang masih dinyatakan hilang. Wilayah terdampak meliputi 52 kabupaten/kota, 491 kecamatan, dan 4.511 desa.

Jumlah pengungsi yang sebelumnya menembus lebih dari dua juta orang kini turun drastis menjadi 12.994 orang. Di Sumatra Barat, seluruh pengungsi telah kembali ke rumah atau menempati hunian sementara.

Di Sumatra Utara, tersisa 850 orang pengungsi di Tapanuli Tengah akibat banjir susulan. Sementara di Aceh, masih terdapat 12.144 pengungsi, dengan konsentrasi terbesar di Aceh Utara.

Kerusakan infrastruktur tercatat masif, mulai dari rumah warga, sekolah, fasilitas kesehatan, tempat ibadah, hingga jalan dan jembatan. Di Aceh saja, rumah rusak mencapai 256.258 unit dalam berbagai kategori. Di wilayah pegunungan, longsor memutus akses transportasi dan logistik, sedangkan di dataran rendah banjir bandang merendam permukiman dengan material lumpur dan kayu.

Untuk mempercepat pemulihan, pemerintah mengerahkan 90.109 personel gabungan TNI, Polri, kementerian/lembaga, dan relawan. Sebanyak 2.185 unit alat berat dikerahkan membuka akses terisolasi dan membersihkan lumpur. Dari 337 titik pembersihan, sekitar 70 persen telah diselesaikan.

Pemerintah juga mengantisipasi potensi krisis pangan dengan berkoordinasi bersama Kementerian Pertanian, Badan Pangan Nasional, dan Bulog untuk memastikan stok pangan minimal tiga bulan di daerah rawan, terutama wilayah pegunungan.

Berdasarkan indikator pemulihan, sebagian besar wilayah terdampak mulai berangsur normal secara fungsional. Di Sumatra Barat, 81 persen daerah terdampak telah mendekati normal. Di Sumatra Utara, angka pemulihan mencapai 83 persen, dengan fokus lanjutan di Tapanuli Tengah dan Tapanuli Utara. Sementara di Aceh, sekitar 56 persen wilayah terdampak telah pulih, sedangkan tujuh daerah lainnya masih membutuhkan perhatian khusus.

Tito menegaskan pemerintah terus memetakan permasalahan melalui rapat koordinasi, peninjauan lapangan, dan dialog dengan kepala daerah agar pemulihan berjalan tepat sasaran.

“Pemerintah ingin memastikan pelayanan publik, kesehatan, pendidikan, akses jalan, dan aktivitas ekonomi kembali normal. Penanganan dilakukan bertahap hingga masyarakat benar-benar pulih,” ujarnya. (*)

ADVERTISEMENT
Tags: baratnewsBencana SumateraDesa Hilang Tersapu BencanaMendagri
ADVERTISEMENT
Previous Post

Meski Hujan Lebat Tak Surut Langkah Warga Tunaikan Shalat Tarawih

Next Post

Enam Truk Bantuan Kapolri Dilepas Wabup Nagan Raya ke Beutong

Related posts

Dek Gam Turun Tangan, Polda Aceh Janji Tuntaskan Profesional

by Redaksi
2 April 2026
0

"Kasus ini dipastikan diselesaikan secara profesional," kata Kombes Pol Wahyudi

Bupati Tarmizi Serahkan Laporan Keuangan ke BPK, Target Raih Oipini WTP

by Redaksi
31 Maret 2026
0

“Setiap akhir Maret, seluruh pemerintah daerah wajib menyerahkan laporan keuangan kepada BPK untuk dilakukan audit secara menyeluruh,” ujar Tarmizi.

Mualem Minta Polri Usut Tuntas Kasus Pengeroyokan Warga Aceh

by Redaksi
31 Maret 2026
0

“Atas nama Pemerintah Aceh dan masyarakat Aceh, kami mengecam keras kejadian ini,” ujar Mualem.

Diduga Lamban Tangani Kasus, YLBH-KI Desak Kapolres Yhogi Evaluasi Bawahannya

by Redaksi
30 Maret 2026
0

“Ada sejumlah laporan yang telah disampaikan ke Propam Mabes Polri terkait kinerja penyidik di unit Pidum. Hal ini menunjukkan perlunya...

Sejumlah Pejabat Polres Aceh Barat Dirotasi

by Redaksi
30 Maret 2026
0

“Mutasi ini adalah hal yang wajar untuk meningkatkan kinerja organisasi sekaligus kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujar Kapolres Yhogi.

Next Post

Enam Truk Bantuan Kapolri Dilepas Wabup Nagan Raya ke Beutong

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ADVERTISEMENT

Latest posts

Aceh Barat Percepat Pemutakhiran DTSEN untuk Bantuan Tepat Sasaran

by Redaksi
8 April 2026
0

“Data yang akurat adalah kunci utama dalam menentukan kebijakan yang efektif. Karena itu, pemutakhiran DTSEN harus dilakukan secara serius, cepat,...

Sekda Aceh Buka Konsultasi Publik RKPA 2027, Fokus Pemulihan Pascabencana

by Redaksi
8 April 2026
0

“Melalui forum ini, kita ingin memastikan adanya keselarasan antara prioritas pembangunan daerah dengan kebijakan nasional, sehingga tercipta sinergi yang kuat,”...

Mualem Paparkan LKPJ 2025 di DPRA, Pendapatan Aceh Lampaui Target

by Redaksi
8 April 2026
0

“LKPJ ini adalah bentuk pertanggungjawaban atas penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan sepanjang 2025, sekaligus menjadi dasar untuk memperbaiki kebijakan ke depan,”...

BPOM Temukan 24 Obat Herbal Mengandung Bahan Kimia, Masyarakat Diminta Waspada

by Redaksi
8 April 2026
0

Temuan ini merupakan hasil pengawasan intensif selama Januari hingga Februari 2026 melalui pengujian terhadap 1.858 sampel obat bahan alam, obat...

BNN Usulkan Larangan Vape dan Revisi UU Narkotika

by Redaksi
8 April 2026
0

Badan Narkotika Nasional (BNN) mengusulkan pelarangan peredaran vape atau rokok elektrik setelah menemukan indikasi kuat perangkat tersebut digunakan sebagai media...

ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© 2026 www.baratnews.co - All right reserved

Hubungi kami: redaksi@baratnews.co

No Result
View All Result
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami

Hubungi kami: redaksi@baratnews.co