BARATNEWS.CO — Menjalani ibadah puasa selama Ramadhan membutuhkan persiapan fisik dan mental agar tubuh tetap bugar dan aktivitas harian berjalan optimal. Sejumlah kiat kesehatan pun dibagikan pemerintah dan para ahli agar masyarakat tetap sehat, kuat, dan bersemangat sepanjang bulan suci.
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengingatkan pentingnya menjaga pola makan seimbang saat sahur dan berbuka. Dalam berbagai publikasi di laman resminya, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menekankan konsumsi makanan bergizi seimbang yang mengandung karbohidrat kompleks, protein, serat, vitamin, dan mineral.
- Pilih Menu Sahur yang Mengenyangkan Lebih Lama
Karbohidrat kompleks seperti nasi merah, roti gandum, atau oatmeal membantu menjaga kadar gula darah lebih stabil. Protein dari telur, ikan, ayam, atau kacang-kacangan juga penting untuk menjaga energi. Hindari makanan terlalu asin dan berminyak karena dapat memicu rasa haus berlebihan di siang hari.
- Berbuka dengan Bijak
Kemenkes menganjurkan berbuka secara bertahap, diawali dengan air putih dan makanan manis alami seperti kurma untuk mengembalikan energi. Setelah itu, konsumsi makanan utama dengan porsi cukup dan tidak berlebihan. Pola makan berlebihan saat berbuka justru dapat memicu gangguan pencernaan.
- Cukupi Kebutuhan Cairan
Kebutuhan cairan minimal delapan gelas per hari tetap harus dipenuhi. Pola 2-4-2 (dua gelas saat berbuka, empat gelas malam hari, dua gelas saat sahur) dapat menjadi panduan praktis untuk mencegah dehidrasi.
- Tetap Aktif Bergerak
Meski berpuasa, aktivitas fisik ringan seperti berjalan kaki atau peregangan tetap dianjurkan. Organisasi Kesehatan Dunia, World Health Organization (WHO), juga mendorong aktivitas fisik rutin untuk menjaga daya tahan tubuh dan kesehatan mental.
- Jaga Kualitas Tidur
Kurang tidur dapat menurunkan konsentrasi dan daya tahan tubuh. Atur waktu istirahat dengan baik, termasuk tidur lebih awal atau memanfaatkan waktu siang untuk power nap singkat.
- Kelola Stres dan Emosi
Puasa bukan hanya menahan lapar dan haus, tetapi juga melatih pengendalian diri. Mengelola stres dengan ibadah, membaca Al-Qur’an, atau aktivitas positif lainnya membantu menjaga kesehatan mental dan emosional.
- Waspadai Kondisi Kesehatan Tertentu
Bagi penderita penyakit kronis seperti diabetes atau hipertensi, disarankan berkonsultasi dengan tenaga medis sebelum berpuasa agar pola makan dan konsumsi obat dapat disesuaikan.
Dengan menerapkan pola hidup sehat, puasa tidak hanya menjadi ibadah spiritual, tetapi juga momentum memperbaiki gaya hidup. Disiplin menjaga asupan, cairan, istirahat, serta aktivitas fisik menjadi kunci agar tubuh tetap prima hingga akhir Ramadhan. (*)








Discussion about this post